Suara.com - Siapa yang tidak tahu karakter Elmo dalam serial Sesame Street? Karakter ini sangat disukai oleh anak-anak di seluruh penjuru dunia. Dan ternyata, ada alasan ilmiah kenapa anak-anak, khususnya balita, sangat menyukai karakter lucu berwarna merah ini.
Ternyata, jika dibandingkan dengan karakter lainnya di serial Sesame Street, karakter Elmo menjadi sangat berkesan karena warnanya. Merah adalah salah satu warna pertama yang bisa dilihat oleh balita.
Menurut American Optometric Association, bayi memiliki keterbatasan pada kemampuan visual. Dilansir dari Independent, dikatakan bahwa bayi baru bisa melihat warna terang, termasuk warna primer merah, beberapa minggu setelah mereka lahir.
Bausch, sebuah perusahaan perawatan mata, menegaskan, warna pertama yang bisa dilihat bayi adalah merah.
Jadi, tak heran jika karakter Elmo yang memiliki warna merah terang begitu disukai anak-anak.
Selain itu, balita juga menyukai suara. Karakter Elmo memiliki gaya bicara seperti orangtua, yaitu menggunakan nada tinggi seperti yang biasa digunakan oleh orangtua untuk berkomunikasi dengan bayi mereka.
Menurut Dr. Lauren Gardner, administrative director dari Autism Centre di Johns Hopkins All Children's Hospital, suara bernada tinggi, suara vokal yang terseret, dan intonasi yang berlebihan adalah cara yang biasa digunakan oleh para perawat untuk berkomunikasi dengan para bayi.
Jadi bagi para balita ini, karakter Elmo merupakan kombinasi dari dua hal favorit mereka, yaitu warna merah dan suara orangtua.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
Terkini
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir