- Mahfud MD membantah klaim Kejaksaan Agung bahwa kasus korupsi Asabri pernah dilimpahkan dari kepolisian pada tahun 2020.
- Mahfud MD menyatakan dirinya yang menyerahkan langsung kasus Asabri kepada pihak Kejaksaan Agung setelah menerima laporan dari Menteri BUMN.
- Rudi Margono sebelumnya mengeklaim pelimpahan kasus dugaan korupsi eks Jampidsus Febrie Adriansyah dari kepolisian sudah sesuai prosedur.
Mantan Menteri Koordinator Hukum dan Keamanan Mahfud MD membantah keterangan Kejaksaan Agung yang menyebutkan bahwa pernah ada pelimpahan penyidikan kasus Asabri dari kepolisian ke kejaksaan pada 2020.
Bantahan itu disampaikan Mahfud di X menanggapi klaim Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan Rudi Margono yang menyatakan bahwa pelimpahan kasus perkara dugaan korupsi eks Jampidsus Febrie Adriansyah tidak cacat hukum seperti yang disampaikan sejumlah pakar.
Untuk memperkuat klaimnya itu Rudi mengeklaim bahwa sebelumnya polisi pernah melimpahkan kasus Asabri ke kejaksaan pada 2020. Klaim inilah yang disebut "tak sesuai fakta" oleh Mahfud MD.
Menurut Mahfud, dirinya yang saat itu menjabat sebagai Menkopolhukam yang menyerahkan kasus tersebut ke kejaksaan. Bukan polisi seperti diklaim Rudi.
"Saya yang menyerahkan kasus itu ke kejaksaan agung ketika belum disidik. Waktu itu Menteri BUMN Erick Thohir melapor ke saya tentang terjadinya korupsi di Asabri," tulis Mahfud, Jumat (24/7/2026).
"Setelah datanya saya pegang, saya undang Kejagung untuk menanganinya," lanjut Mahfud.
Lebih lanjut Mahfud menguraikan kasus Asabri di 2020 sejak awal sudah ditangani oleh Kejaksaan Agung.
"Bukan karena penyerahan dari Polri," tekan Mahfud.
Mahfud menambahkan jejak-jejak digital pemberitaan media terkait kasus Asabri pada 2020 masih bisa ditemukan dengan mudah.
Baca Juga: Belum Dipecat Kejagung! Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji Tiap Bulan dari Negara
Sebelumnya Rudi Margono mengeklaim pelimpahan kasus eks Jampidsus Febrie Adriansyah dari kepolisian ke Kejagung telah melalui tahapan prosedur dan aturan yang berlaku.
Lebih lanjut Rudi Margono bercerita salah satu kasus korupsi yang melibatkan Febrie yakni perkara korupsi di Asabri sebelumnya sudah pernah diterima penyidik Kejagung dari kepolisian.
"Banyak pakar yang menyampaikan pelimpahan itu tidak ada dasar hukumnya. Bahwa Kejaksaan Agung selaku penyidik pernah menerima penyerahan kasus Asabri, kebetulan yang menerima pada saat itu saya sendiri sebagai koordinator divisi khusus. Kalau tidak salah waktu itu ditangani Asabri oleh Polda Metro. Untuk kecepatan maka kita terima lah itu," klaim Rudi di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Berita Terkait
-
Jaksa Agung Tegaskan Kasus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Tetap Dipegang Tim 9
-
Tak Ada Lagi Alasan Menunda! Kejagung Didesak Jebloskan Febrie ke Tahanan Usai Diperiksa Hari Ini
-
Jaksa Agung Minta Jampidsus Kuntadi Tak Tebang Pilih Tangani Kasus: Jangan Takut Ditekan!
-
Kucing-kucingan dengan Media! Eks Jampidsus Febrie Dicecar Tim 9 Kejagung Soal Timbunan Emas 74 Kg
-
Wakil Jaksa Agung Bantah Rotasi Pejabat Kejagung Buntut Kasus Febrie Adriansyah, Tapi Penyegaran
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?
-
Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang
-
Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027
-
Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang
-
Dukungan Pendidikan Jadi Langkah untuk Mempersiapkan Generasi Muda Berintegritas