Suara.com - Banyak orangtua yang hanya fokus pada kecerdasan anak, baik di ranah akademik maupun nonakademik, dan melupakan pertumbuhan fisik seperti memiliki tubuh sehat dan kuat, yang sesungguhnya merupakan aspek dasar bagi anak untuk bisa mengembangkan potensi dirinya.
Padahal, Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani, mengatakan bahwa kalau tubuh anak tidak sehat, tidak banyak yang bisa dikembangkan dari mereka. "Nah, agar anak memiliki fisik yang sehat, kuat, dan tumbuh tinggi, dasarnya tentunya adalah nutrisi yang baik," ujarnya dalam acara Media Gathering 'Dukung Potensi Prestasi Generasi Maju Indonesia' bersama SGM di Jakarta, Rabu (18/04/2018).
Lantas, apa yang perlu dilakukan orangtua agar anak punya tubuh yang sehat dan kuat? Nah, untuk anak usia 1-3 tahun misalnya, kata dia, kenalkan mereka makanan keluarga, namun tetap memperhatikan nutrisi dan gizi yang seimbang.
Selain itu, orangtua juga perlu memberikan stimulasi motorik kasar dan halus. Untuk motorik kasar, Anna menyarankan untukn membiarkan anak berlari-larian atau naik sepeda. Sedangkan untuk melatih motorik halus, orangtua bisa melatih jari-jari anak untuk memegang alat tulis, menggenggam bola, dan lainnya.
"Jangan sampai anak sudah usia 1-2 tahun, tetapi masih makan makanan yang diblender seperti bayi. Anak jugaa perlu makan makanan yang sama dengan keluarganya, agar bisa mendapatkan gizi yang baik," tambah dia.
Sedangkan untuk anak usia 3-5 tahun, kata Anna, stimulasi yang diberikan harus lebih diperjelas. Maksudnya, agar gerakan motorik halus dan kasarnya menjadi lebih terkoordinasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak