Suara.com - Adara Taista, menantu politikus sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, yang meninggal dunia akibat melanoma, membuat masyarakat kembali diingatkan tentang bahaya kanker kulit ganas tersebut.
Melanoma itu sendiri dilansir dari Go Dok merupakan tumor kulit ganas yang terjadi akibat perkembangan abnormal dari sel melanosit (sel pigmen kulit).
Penyakit ini merupakan salah satu kanker kulit yang paling ganas dengan kejadian yang terus meningkat di seluruh dunia, terutama pada populasi berkulit terang.
Penyakit ini biasanya didiagnosis pada usia rata-rata 50 tahun, namun pada saat ini usia dewasa muda pun bisa menderita penyakit tersebut. Meskipun begitu, melanoma sangat jarang terjadi pada anak-anak.
Perlu diketahui, melanoma sering menyerupai tahi lalat bahkan beberapa kejadian melanoma berkembang dari tahi lalat. Mayoritas berwarna hitam atau coklat, tapi bisa juga berwarna merah muda, merah, ungu, biru atau putih.
Lantas, apa penyebab dari Melanoma? Hingga kini belum diketahui secara pasti apa Penyebabnya. Namun paparan radiasi ultraviolet (UV) dari sinar matahari dapat meningkatkan risiko berkembangnya penyakit ini.
Dengan membatasi paparan radiasi sinar ultraviolet dapat membantu mengurangi risiko Melanoma.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan