- Bocah berinisial QSH (4) meninggal dunia akibat penganiayaan ibu tirinya, DM (19), di Desa Segara Makmur, Kabupaten Bekasi.
- Tersangka DM melakukan kekerasan sejak Mei dengan dalih mendisiplinkan korban serta melampiaskan sakit hati kepada suaminya.
- Polisi telah menetapkan DM sebagai tersangka atas pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak berdasarkan bukti luka fisik korban.
Suara.com - Seorang bocah perempuan berinisial QSH (4) meninggal dunia akibat penganiayaan yang dilakukan oleh ibu tirinya, DM (19). Penganiayaan ini terjadi di Desa Segara Makmur, Kabupaten Bekasi.
Kasie Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani, mengatakan korban meninggal dunia tadi malam.
Sebelum meninggal dunia, korban sempat menjalani operasi pada bagian kepala dan dirawat intensif di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSUD Koja, Jakarta Utara.
"Iya betul (meninggal dunia), semalam," kata Aliyani, saat dikonfirmasi, Kamis (16/7/2026).
Meski demikian, Aliyani belum bisa membeberkan penyebab korban meninggal dunia. Ia mengaku hal itu sedang dalam proses konfirmasi kepada pihak rumah sakit.
"Masih kami konfirmasi," ungkapnya.
Kekinian, polisi telah menetapkan DM yang merupakan ibu tiri korban sebagai tersangka. Aksi bengis pelaku diduga telah dilakukan tersangka sejak bulan Mei lalu.
Dalam perkara ini, DM disangkakan melanggar Pasal 76C juncto Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Kasus ini terbongkar usai tersangka membawa korban ke rumah sakit. Kepada pihak rumah sakit, tersangka mengklaim jika korban mengalami luka akibat terpeleset di kamar mandi.
Namun, tenaga medis menemukan sejumlah luka yang dinilai tidak sesuai dengan keterangan tersebut dan akhirnya melaporkannya ke pihak terkait.
Berdasarkan hasil visum sementara menunjukkan ada luka lebam pada bagian punggung, dada, wajah, dan perut, serta luka lecet dan luka bakar pada bagian bokong korban.
Plh. Kapolres Metro Bekasi Kombes Ikhlas Putro Wasono mengatakan, tersangka mengaku tega melakukan penganiayaan dengan dalih untuk mendisiplinkan korban.
"Kekerasan tersebut diduga dilakukan dengan memukul menggunakan gayung, mencubit, serta melukai bagian tubuh korban menggunakan sikat gigi," kata Ikhlas dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026).
Kemudian, Iklhas menyebut dari hasil pendalaman, DM juga diduga melakukan aksinya karena sakit hati dengan perkataan dari suaminya.
Korban diketahui tinggal bersama DM dan seorang adik sambung berusia satu tahun. Sementara ayah kandung korban bekerja di luar negeri dan berdasarkan pemeriksaan sementara tidak mengetahui dugaan kekerasan terhadap anaknya.
"Dipicu rasa sakit hati DM terhadap perkataan suami maupun keluarga suaminya yang kemudian dilampiaskan kepada korban. Penyidik masih terus mendalami motif dan seluruh keterangan dalam perkara tersebut," tandasnya.
Berita Terkait
-
9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta
-
Terkuak Motif Penyekapan di Bekasi: Pelaku Cemburu, Siksa Korban Dibantu Karyawan
-
Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala
-
Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela
-
Tampang Lesu Sopir Angkot Bekasi yang Viral Ngamuk di Jalan Resmi Tersangka, Ini Motifnya
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tampang Bak BMW Harga di Bawah Brio, Intip Pesona Skoda Slavia
-
Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai
-
Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi
-
Isu PTDI Dijual ke Asing Mencuat, Bosnya Akui Prabowo Minta Kerjasama Dengan Industri Global
-
Manga Aksi-Time Travel Fate Rewinder Diadaptasi Anime TV, Tayang April 2027
-
Mikroplastik Tembus Lautan Dalam, Keseimbangan Ekosistem Laut Terganggu
-
5 HP Android dengan Kamera Terbaik yang Dijual di Indonesia, Juaranya Foto dan Video HD
-
First Look Serial Below Rilis, Josh Hartnett Didapuk Jadi Bintang Utama
-
Bagaimana Cara Memilih Jam Tangan Pintar Sesuai Kebutuhan? Ini 5 Tipsnya Sebelum Membeli
-
WALHI Bongkar Eksploitasi Ugal-ugalan di Jawa, Dari Reklamasi Jakarta hingga 20 PSN Jatim