Suara.com - Untuk pertama kalinya, penelitian baru menunjukkan kecerdasan buatan (AI) lebih baik daripada manusia dalam mendeteksi kanker kulit. Tim peneliti internasional menantang ahli dermatologi dengan menggunakan mesin sistem pembelajaran yang dikenal sebagai Convolutional Neural Network (CNN), untuk melihat siapa yang lebih efektif dalam mendeteksi melanoma ganas.
CNN adalah jaringan syaraf tiruan yang terinspirasi oleh proses biologis yang terjadi ketika neuron otak saling terhubung satu sama lain. Mesin pintar ini dianggap mampu belajar dari apa yang telah "dilihat" sehingga dapat terus meningkatkan kinerjanya.
Para ahli dermatologi dari 17 negara yang berpartisipasi dalam penelitian ini diperlihatkan 100 gambar lesi kulit beserta informasi tambahan tentang pasien dan diminta untuk membuat diagnosis menggunakan penilaian mereka tentang apakah itu melanoma ganas atau jinak. Sementara para peneliti menunjukkan, CNN hanya dengan 300 gambar lesi kulit.
Hasilnya, para dermatologis secara akurat mendiagnosis 89 persen melanoma ganas, sementara sistem kecerdasan buatan yang bekerja hanya dari gambar mampu mendeteksi 95 persen melanoma dengan benar.
"Temuan ini menunjukkan bahwa setelah CNN belajar dengan sendirinya lebih mendalam tentang gambar yang diberikan, jaringan saraf ini mampu melakukan diagnosa dengan baik," kata salah satu penulis studi, Profesor Holger Haenssle yang mengelola di Departemen Dermatologi di Universitas Heidelberg Jerman.
Meskipun teknologi AI lebih akurat, para peneliti tidak beranggapan bahwa teknologi ini harus menggantikan peran dokter. Sebaliknya, itu bisa menjadi alat yang berguna dalam membantu para dokter mendiagnosa kanker kulit dengan lebih akurat. [CBSNews]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak