Suara.com - Perempuan kurus ternyata berisiko empat kali lebih besar mengidap kanker payudara dibandingkan mereka yang obesitas.
Padahal selama ini pemilik tubuh obesitas dikaitkan dengan risiko kanker yang lebih besar, tapi ternyata sebuah penelitian terkini menunjukkan fakta sebaliknya.
Temuan yang didapat peneliti dari Institute of Cancer Research (ICR) London menekankan bahwa tubuh ideal adalah cara terbaik untuk mencegah kanker, termasuk menghindari tubuh kurus.
Hasil ini didapat setelah peneliti menganalisis 758.592 perempuan berusia 18 hingga 54 tahun selama lebih dari sembilan tahun. Di akhir masa penelitian, 13.082 mengidap kanker payudara.
Dr Minouk Schoemaker, dari ICR, mengatakan hubungan antara berat badan dan kanker payudara "lebih rumit" daripada yang dibayangkan sebelumnya, karena selama ini obesitas dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi akibat hormon estrogen yang diproduksi oleh sel-sel lemak.
"Namun tampaknya hubungan ini tak berlaku pada mereka yang berusia lebih muda. Kanker payudara justru menggerogoti perempuan bertubuh kurus," kata Minouk dilansir The Sun.
Charity Breast Cancer menegaskan bahwa kaum hawa harus berhati-hati dengan risiko kanker payudara karena 'si kurus' pun juga berisiko lebih besar mengidap penyakit tidak menular ini.
"Rutin melakukan deteksi dini melalui USG payudara dan mamografi serta menjaga indeks massa tubuh ideal merupakan salah satu cara untuk terhindar dari kanker payudara," jelasnya.
Baca Juga: KPU Tunggu Instruksi Jokowi Tentukan Pilkada jadi Libur Nasional
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini