Suara.com - Namanya saja kakak dan adik, sesekali berkelahi adalah hal yang wajar. Tapi, jangan khawatir, pertengkaran antar saudara adalah hal biasa yang tak perlu ditakutkan. Bahkan di balik pertengkaran itu, ada sisi positif yang didapat. Melansir dari Famifi, inilah yang bisa orangtua lakukan ketika anak bertengkar dengan saudaranya.
Tidak selamanya persaingan kakak dan adik itu buruk
Persaingan antar saudara tak selamanya buruk. Justru anak akan belajar banyak hal. Mereka belajar mengalah, meminta maaf, menyelesaikan masalah, mencari solusi, dan toleransi. Ini merupakan pelajaran bagus bagi anak-anak untuk mengetahui karaker saudaranya. Di samping itu, anak akan belajar kehidupan yang sesungguhnya dari rumah. Sebab, di luar rumah nantinya mereka juga akan menghadapi banyak konflik, terutama di pergaulan.
Tak perlu ikut campur terlalu sering
Jangan melakukan intervensi terhadap salah satu anak. Biarkan mereka menegosiasikan masalah tanpa bantuan orang dewasa. Sebab, inilah salah satu kemampuan yang harus mereka miliki di lingkungan sekolah dan karier kelak. Beri kesempatan anak menghadapi masalah dan menyelesaikannya sendiri.
Pujilah anak
Anak-anak senang mendapat pujian, apalagi dari orangtuanya. Pertengkaran anak yang sering terjadi karena cemburu mungkin bisa diatasi dengan memuji keduanya secara adil. Jadi, anak tak perlu cemburu satu sama lain. Dengan memuji keduanya, mereka akan saling menghargai kelebihan masing-masing dan tahu kelebihan yang mereka punya.
Ajari anak untuk sama-sama mendukung
Jika pertengkaran sering terjadi karena rasa cemburu, maka ajarkanlah anak-anak untuk saling mendukung. Bawa keduanya ke perlombaan atau pertandingan yang melibatkan salah satu di antara mereka. Misalnya, ajak adik ke pertandingan basket kakak, agar timbul rasa membela saudara. Beli sepotong es krim, dan biarkan adik memberikannya kepada kakak sebagai bentuk dukungan. Lakukan pula hal yang sama ketika adik ikut lomba. Dengan begitu, mereka akan saling mendukung dan menyayangi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?