Suara.com - Banyak orangtua tidak sadar jika anaknya memiliki masalah kecemasan yang pada gilirannya punya efek samping seperti gangguan saat tidur atau susah tidur, dan ternyata keluhan ini bisa terjadi karena stres.
Untungnya, kecemasan dan masalah tidur dapat diatasi lewat kontribusi orangtua dalam membantu anak-anak mengelola stres yang dideritanya.
Selain susah tidur, gejala seperti nafsu makan menurun, sakit kepala, mengompol, sakit perut, keras kepala dan sulit diajak bersantai, hingga enggan terlibat dalam kegiatan sekolah atau keluarga, dilansir sleepfoundation.org, merupakan tanda-tanda stres lain yang bisa saja dirasakan anak.
Jika Anda melihat tanda-tanda tersebut pada si buah hati, segera lakukan pendekatan antara orangtua dengan anak. Ajak anak makan malam bersama, bermain, atau luangkan waktu untuk melakukan kegiatan bersama. '
Dengan begitu, Anda dapat membantu meringankan stres pada anak. Tapi jika Anda mulai merasa kewalahan dan kesulitan sulit mengatasi stres yang menimpa anak, jangan ragu untuk meminta bantuan kepada para ahli seperti melakukan konsultasi dengan dokter anak atau terapis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD