Suara.com - Menyalakan kipas angin terlebih ketika cuaca panas tentu bikin tubuh terasa nyaman, tapi Anda harus tahu bila terlalu lama menyalakan kipas angin apalagi saat Anda tidur ternyata bisa menimbulkan risiko kesehatan lho!
Menanggapi bahaya tersebut Dr. Michael Benninger dari Head and Neck Institute di Cleveland Clinic, Ohio, mengingatkan untuk meletakkan arah kipas angin yang bertolak belakang dengan tubuh Anda.
Ini dilakukan, kata dia, untuk menghindari risiko kekakuan otot ketika bangun keesokan harinya.
Kekakuan otot dan pegal dapat terjadi, karena konsentrasi udara dingin pada bagian tubuh tertentu saja sehingga membuat otot tegang dan kram.
"Masalah ini sangat umum bagi orang yang tidur dengan kipas menghadap wajah dan leher mereka. Jika Anda sudah bangun dengan leher kaku di pagi hari, itu mungkin karena paparan angin yang terus-menerus," ujar Benninger dilansir Medical Daily.
Lantas, penjelasan apalagi yang dikemukakan Dr. Michael Benninger terkait risiko kesehatan bila menyalakan kipas angin terlalu lama saat tidur?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan