Suara.com - Ada banyak penyebab mengapa produksi ASI terganggu, apalagi bila ibu sudah lama tidak menyusui.
Kondisi tersebut membuat ibu terpaksa berhenti menyusui bayi. Penyebabnya mulai dari stres atau lelah bekerja setelah cuti melahirkan, sakit dalam kurun waktu tertentu, sehingga tidak dapat menyusui langsung.
BACA JUGA: Dragon's Breath, Camilan yang Hampir Bikin Bocah Meninggal
Sejumlah masalah tersebut, kata dokter spesialis anak konsultan di RSAB Harapan Kita, Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K), dapat menyebabkan turunnya atau bahkan terhentinya produksi Air Susu Ibu (ASI) yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan bayi secara keseluruhan.
Untuk itu, ia memberikan tips yang bisa membuat ASI kembali produksi setelah berhenti sementara waktu, agar kesehatan bayi tetap terjaga dan nutrisinya terpenuhi.
BACA JUGA: Tak Bisa ke Gym, Lihat Tips Home Workout ala Sabrina Chairunnisa
"Menyusui kembali bayi secara langsung ke payudara setelah kurun waktu tertentu disebut Relaktasi. Agar berjalanan lancar dan produksi ASI kembali normal, ada beberapa cara Relaktasi yang bisa ibu lakukan," ujar dia di Jakarta, belum lama ini.
Lantas, tips seperti apa yang diberikan dr Ariani agar produksi ASI kembali lancar setelah lama ibu tidak menyusui?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh