Suara.com - Ada banyak penyebab mengapa produksi ASI terganggu, apalagi bila ibu sudah lama tidak menyusui.
Kondisi tersebut membuat ibu terpaksa berhenti menyusui bayi. Penyebabnya mulai dari stres atau lelah bekerja setelah cuti melahirkan, sakit dalam kurun waktu tertentu, sehingga tidak dapat menyusui langsung.
BACA JUGA: Dragon's Breath, Camilan yang Hampir Bikin Bocah Meninggal
Sejumlah masalah tersebut, kata dokter spesialis anak konsultan di RSAB Harapan Kita, Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K), dapat menyebabkan turunnya atau bahkan terhentinya produksi Air Susu Ibu (ASI) yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan bayi secara keseluruhan.
Untuk itu, ia memberikan tips yang bisa membuat ASI kembali produksi setelah berhenti sementara waktu, agar kesehatan bayi tetap terjaga dan nutrisinya terpenuhi.
BACA JUGA: Tak Bisa ke Gym, Lihat Tips Home Workout ala Sabrina Chairunnisa
"Menyusui kembali bayi secara langsung ke payudara setelah kurun waktu tertentu disebut Relaktasi. Agar berjalanan lancar dan produksi ASI kembali normal, ada beberapa cara Relaktasi yang bisa ibu lakukan," ujar dia di Jakarta, belum lama ini.
Lantas, tips seperti apa yang diberikan dr Ariani agar produksi ASI kembali lancar setelah lama ibu tidak menyusui?
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!