Suara.com - Sudah bukan rahasia jika standar kecantikan semakin tinggi dan membuat banyak perempuan tertekan. Salah satunya adalah impian sebagian perempuan untuk memiliki payudara yang besar.
Kini, sebuah tren kecantikan terbaru dianggap cukup kontroversial serta tak masuk akal.
Semua diawali ketika seorang YouTuber NaturalBeauty556 mengunggah sebuah video berjudul 'Mengencangkan Payudara Kendur dalam 6 Hari Menggunakan Pasta Gigi Tanpa Lelucon Hasil Kerja 100% Dalam Demo Langsung'.
Ia menggosokkan pasta gigi yang dicampur mentimun, yoghurt, tepung serta putih telur ke bagian payudaranya.
Kata akun tersebut, metode yang dilakukan dapat membuat payudara terlihat lebih besar dan dapat mengurangi tanda kerutan.
Seorang pengguna YouTuber lain, seperti ZonelynTV, juga mengungkapkan bagaimana menerapkan pasta gigi di puting dan Vaseline di dada dapat memperbesar ukuran payudara.
Keduanya merekomendasikan melakukan metode pasta gigi tersebut selama 30 hari berturut-turut untuk mendapatkan hasil terbaik.
Pasta gigi memang telah lama dikenal sebagai obat untuk bintik-bintik hitam karena dapat mengeringkan kulit.
Tetapi apakah pasta gigi benar-benar dapat membuat payudara lebih besar layaknya operasi bedah? Para ahli mengatakan tidak.
Baca Juga: Persebaya Dedikasikan Kemenangan atas Persela untuk Alfredo Vera
Christopher Inglefield, seorang direktur medis dari London Bridge Plastic Surgery & Aesthetic Clinic, mengatakan kepada Metro.co.uk bahwa informasi tersebut hanya untuk menipu mentah-mentah perempuan yang tidak percaya diri dengan tubuhnya.
"Sayangnya, seperti banyak tutorial di internet, metode Vaseline dan pasta gigi untuk pembesar payudara adalah berita palsu dan kebohongan online," katanya.
Dia menambahkan bahwa metode pasta gigi hanya akan membuat payudara berbau mint tapi tidak mungkin akan membuat dada tumbuh membesar.
Berita Terkait
-
Kedas Beauty Dukung Kreator Bangun Penghasilan dari Konten
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya
-
Tren Serum Kian Berkembang di Jepang, Brand Asal Indonesia Ikut Meramaikan Pasar
-
Estetika Regeneratif Jadi Tren Baru, Fokus pada Regenerasi Alami untuk Kulit yang Lebih Berkualitas
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?