Solusi medis
dr. Mira menjelaskan, masalah infertilitas kini bisa diatasi dengan teknologi kedokteran yang canggih. Saat ini ada teknologi reproduksi berbantu berupa inseminasi dan program bayi tabung atau IVF: in vitro fertilisation
Untuk program inseminasi, sperma yang telah diproses dimasukkan ke dalam rahim sehingga mendekatkan antara sperma dan sel telur untuk memfasilitasi terjadinya pembuahan.
Jadi pembuahan pada inseminasi ini tetap terjadi di dalam tubuh wanita. Berbeda dengan inseminasi, pada bayi tabung pembuahan terjadi di luar tubuh wanita. Sperma dan sel telur diambil melalui prosedur medis kemudian dilakukan pembuahan di laboratorium.
"Pada hari ketiga atau kelima pasca pembuahan embrio atau hasil pembuahan ini kemudian dimasukkan atau ditanam ke dalam rahim wanita" ungkap Mira yang mengaku sudah banyak membantu pasangan infertilitas dengan melalui program inseminasi dan bayi tabung.
"Yang tak kalah penting adalah dalam menjalani program kehamilan adalah harus sabar dan tidak mudah patah semangat, mengingat terapi kadang harus dilakukan bertahap dan membutuhkan waktu untuk membuahkan hasil," kata dia.
Dan yang juga penting adalah suami dan istri harus saling memberikan dukungan berupa fisik maupun emosional, baik dalam proses maupun dalam menghadapi hasil program kehamilan. (Supriyadi)
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius