Suara.com - Sebuah studi dari Inggris menyebut ilmuwan sepakat bahwa tidak ada batas aman untuk mengonsumsi minumal beralkohol. Tak ada lagi alasan kesehatan yang menyebut konsumsi minuman beralkohol aman dalam batas-batas tertentu.
Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal The Lancet, ilmuwan dari University of Washington dan Imperial College London meneliti data konsumsi alkohol dari 195 negara sejak tahun 1990 hingga tahun 2016.
Ditemukan bahwa konsumsi satu gelas minuman beralkohol saja per hari mampu meningkatkan risiko penyakit kronis seperti kanker, hingga risiko cedera dan kecelakaan.
BACA JUGA: Hindari Makan Nasi Goreng Dengan Timun!
"Satu gelas per hari mungkin tidak menggambarkan risiko bahaya, tapi jika disesuaikan dengan populasi Inggris secara keseluruhan, jumlah konsumsi alkohol yang diminum menjadi angka yang lebih besar," ujar Sonia Saxena dari Imperial College London, dikutip dari BBC, Selasa (4/9/2018).
Hal senada juga diungkapkan oleh Dr Max Griswold dari Institute for Health Metrics and Evaluation, University of Washington. Ia menyebut penelitian sebelumnya sudah banyak yang mengungkap bahaya alkohol.
BACA JUGA: Benarkah Wanita dengan Bokong Besar Lebih Cerdas dan Sehat?
Hanya saja, konsumsi minuman beralkohol masih jadi bagian dari budaya masyarakat Eropa. Ia pun mengakui tidak mudah mengubah budaya konsumsi minuman beralkohol di masyarakat Eropa.
"Konsumsi minuman beralkohol memiliki kaitan kuat dengan risiko kanker, cedera dan kecelakaan, serta penyakit infeksi dan jantung," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia