Suara.com - Tidak ada yang mudah di awal, semua berproses sedemian rupa dengan perjuangan yang berat, hal tersebut menjadi cambuk bagi Edgar Xavier Marvelo, atlet wushu peraih perak di Asian Games 2018.
Ia pun mengungkap rahasia bagaimana ia melewati masa-masa saat ia bekerja keras untuk meraih keinginanya menjadi atlet hingga seperti saat ini.
Pertama, kerja keras dan memiliki tekad kuat untuk mencapai target.
Rencanakan dan tentukan target harian olahragamu. Keberhasilan dalam memenuhi target olahraga akan membantu untuk membangun kepercayaan diri.
Lawan rasa malas apalagi lelah, karena tidak ada yang mudah di awal, mulai dari membagi waktu antara pendidikan, waktu bersama keluarga dan hubungan sosial.
Kedua, perbaiki mood.
Berolahraga memberikan dampak perasaan yang positif pada hidup kamu dan orang-orang yang akan ditemui sepanjang hari.
Tapi apabila jenuh menghampiri, kamu harus bisa lawan dan tetap menjada mood yang positif saat latihan khususnya saat bertanding.
Ketiga, pikirkan manfaat untuk tubuh.
Baca Juga: Ditinggal Sandiaga, Anies Ngaku Kewalahan Atur Agenda Undangan
Olahraga pagi dapat membantu untuk membakar lemak lebih banyak, hidup sehat dan kebugaran sehingga pola hidup sehat juga tidak boleh dilewatkan, katanya.
Terakhir, fokus terhadap apa yang ingin dicapai atau apa prioritas
Banyak orang telah merencanakan masa depannya untuk menjadi atlet tapi tidak banyak yang fokus dan memprioritaskan latihan atau apa-apa yang dilakukan untuk menjadi atau mencapai jadi target seorang atlet.
Ya, kalau niat ya harus memprioritaskan latihan dari semuanya untuk mencapai apa yang diinginkan. "Itu sangat berat tapi bisa terlalui, karena saya pun berada di posisi ini setelah 11 tahun bergelut dan memprioritaskan wushu," jelasnya.
Jadi tidak ada yang mudah di awal, semua butuh proses dan perjuangan keras khususnya hingga Edgar Xavier Marvelo mencapai jadi atlet wushu peraih perak di Asian Games 2018.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?