Suara.com - Makan malam lebih awal dan sarapan terlambat bisa membantu Anda untuk cepat langsing.
Hal ini disebutkan sebuah penelitian terkini yang dipublikasikan dalam Journal of Nutritional Sciences seperti dilansir dari Medical Daily.
Untuk mendapatkan temuan ini peneliti di Universitas Surrey melakukan penelitian selama sepuluh minggu. Mereka membagi peserta menjadi dua kelompok.
Kelompok pertama mengikuti jadwal makan biasa, kelompok kedua diminta untuk menunda sarapan selama 90 menit dan makan malam 90 menit lebih awal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan kelompok pertama, responden di kelompok kedua kehilangan dua kali lebih banyak lemak di tubuh mereka.
"Hasil ini sangat menggembirakan. Orang-orang tak perlu membatasi makanan mereka tapi hanya dengan mengubah waktu makan bisa kehilangan lemak di tubuhnya," ujar peneliti utama Dr. Jonathan Johnston.
Johnston menekankan bahwa mengubah waktu makan bisa membantu tubuh meningkatkan proses metabolisme makanan yang pada gilirannya membantu mengikis lemak tubuh.
Setelah uji coba, tim peneliti memutuskan untuk mencari tahu seberapa mudah atau sulitnya mengubah waktu makan.
Di antara responden yang diteliti, 57 persen melaporkan bahwa pola makan malam yang lebih awal dan sarapan yang lebih lambat dapat sulit dilakukan.
Baca Juga: Apple Bakal Rilis iPad Pro Baru Saingi Tablet Baru Samsung?
Namun 43 persen responden lainnya mengatakan mereka akan mempertimbangkan mengikuti pola ini jika waktu makan lebih fleksibel.
"Mengingat bahwa penelitian ini kecil, kami merasa perlu penelitian lanjutan yang akan melibatkan kelompok responden yang lebih besar. Kami perlu memastikan manfaat potensial dari diet ini," tandas dia.
Seperti diketahui, pengurangan lemak tubuh dapat mengurangi risiko obesitas dan penyakit tidak menular seperti penyakit jantung hingga stroke.
Itu sebabnya pencegahan obesitas ini sangat penting untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Jadi, sudah tahu manfaat makan malam lebih awal dan sarapan terlambat bisa membantu Anda untuk cepat langsing, mau coba?
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?