Makan terlalu banyak daging merah bisa meningkatkan risiko kanker usus besar, sementara daging olahan menambah faktor resiko ini.
Asupan harian daging merah yang direkomendasikan adalah sekitar 70gm per hari atau sekitar 500gm per minggu.
Dalam hal ini cara memasak daging juga menjadi hal yang penting, hindari metode memasak dengan suhu tinggi untuk memasak daging merah, seperti menggoreng dan memanggang.
5. Konsumsi Aspirin
Penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan aspirin jangka panjang dapat menurunkan risiko kanker usus besar. Namun mengonsumsi aspirin tidak boleh sembarangan, aspirin mengandung efek samping jika dikonsumsi secara teratur dalam waktu lama akan menyebabkan pendarahan di saluran pencernaan seperti perut dan otak.
6. Perbanyak konsumsi bawang putih
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal American Cancer Association menguangkapkan bahwa bawang putih bisa membunuh sel kanker dan tidak memberikan efek samping pada penderitanya.
Selain itu menurut The National Cancer Institute, tidak tidak merekomendasikan suplemen makanan untuk pencegahan kanker.
Tetapi menyarankan untuk mengonsumsi bawang putih sebagai salah satu dari beberapa sayuran yang memiliki kandungan antikanker.
Jadi mengikuti pola hidup sehat dapat mengurangi resiko penyakit kanker, kamu mau coba?
Baca Juga: Napoli Menang, Berikut Hasil dan Klasemen Liga Italia
(Annisya Heriyanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah