Suara.com - Sering berwisata keluar negeri, Anda mungkin akrab dengan satu kondisi yang dinamakan jet lag. Menurut Dr. Michael Breus, jet lag terjadi ketika jam biologis seseorang lambat dalam menyesuaikan zona waktu dan tetap mengikut pola waktu dari zona waktu negara asal.
Ketika berpergian ke zona waktu baru, tubuh akan memberikan sinyal tidur, padahal saat itu masih siang hari, atau tubuh memberikan sinyal untuk bangun padahal waktu sudah menunjukkan larut malam.
Untuk mengatasi kondisi ini, Dr. Michael yang ditemui beberapa waktu lalu dalam acara temu media Princess Cruise, memiliki beberapa tips untuk membantu Anda menyesuaikan zona waktu baru yang lebih cepat.
Hindari cahaya pada saat yang tepat
Mengatur paparan cahaya adalah cara paling efektif untuk mempercepat keselarasan ritme sirkadian (circadian rhythm) dengan zona waktu yang baru. Manfaatkan sinar matahari di pagi hari dan tutup jendela pada malam hari.
Tahan godaan kantuk
Tahan godaan kantuk saat siang hari, dan cobalah untuk tidak mengajak teman bersenang-senang saat malam hari. Waktu berolahraga dan makan juga dapat membantu mengatur jam tubuh lebih cepat.
Lakukan kegiatan yang menuntut energi
Jika bepergian melintasi beberapa zona waktu, hari pertama dalam perjalanan merupakan fase transisi waktu. Tandai waktu dimana Anda biasanya merasa bugar sesuai zona waktu asal. Jika semangat bugar hadir di tengah hari, lakukan kegiatan yang menuntut energi. Ketika tubuh menyesuaikan dengan zona baru, maka segera akan meninggalkan ketergantungan terhadap zona waktu lama.
Berita Terkait
-
5 Camilan yang Bagus Dimakan Malam Hari, Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak
-
The Nighttime Ritual: 5 Langkah Perawatan untuk Kulit Sehat nan Nutritif
-
4 Rekomendasi Moisturizer Viva untuk Malam Hari, Wajah Cerah Anti Kusam
-
5 Rekomendasi HP Kamera Bagus untuk Foto Malam Hari: Hasil Jernih dan Estetik!
-
Rahasia Kode Lampu Sein Bus AKAP di Malam Hari, Sinyal Krusial Bagi Kendaraan Kecil
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Hingga Beras Merangkak Naik
-
Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810
-
Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV
-
IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA
-
Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James
-
Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan
-
Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal
-
Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan
-
UMKM Nelayan Makin Cuan Berkat Diversifikasi Hasil Laut, Pendapatan Tembus Rp68,45 Juta
-
Dukung UMKM, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik "Corak Cerita Nusantara"