Suara.com - Terkenal suka olahraga, calon wakil presiden Sandiaga Uno diketahui melakukan plank dan side plank saat meninjau sungai Cileungsi di Bogor beberapa hari lalu.
Hal ini terlihat dalam postingannya di media sosial, yang memperlihatkan Sandiaga melakukan plank dan side plank.
"Berhubung belum olahraga seharian, saya melakukan gerakan olahraga side plank saat meninjau Sungai Cileungsi di Bogor. Side plank ialah bagian dari memperkuat bagian tubuh, mulai dari bahu sampai membentuk bagian perut," tulisnya di Facebook.
Lalu, apa sebenarnya manfaat olahraga plank dan side plank yang dilakukan Sandiaga?
Sama-sama olahraga untuk otot inti, plank dan side plank berbeda dalam bagaimana otot inti bergerak. Pelatih fitness dari In-Shape, Tobias Young, mencoba menjelaskannya.
Dalam plank biasa, otot transversus abdominis yang lebih berperan. Latihan plank membuat otot inti seimbang dan lebih stabil.
Untuk side plank, otot quadratus lumborum yang lebih banyak berperan. Otot ini terletak di bagian belakang tubuh, dan berfungsi untuk mencegah terjadinya nyeri punggung dan tulang belakang.
"Melakukan dua latihan ini, plank dan side pank, sangat baik bagi kekuatan otot inti. Dua gerakan ini sama-sama bermanfaat untuk bagian tubuh yang berbeda," tuturnya.
Tak hanya untuk melatih otot inti, plank dan side plank juga merupakan latihan yang baik untuk memperkuat otot lengan dan pergelangan tangan. Risiko cedera saat melakukan plank dan side plank juga lebih rendah daripada melakukan angkat beban.
Baca Juga: Habis Senam, Sandiaga Dicurhati Listrik dan Air Makin Mahal
Plank dan side plank juga bermanfaat untuk melatih kekuatan otot kaki. Otot kaki yang terbentuk dengan baik membantu kita untuk menjaga keseimbangan dan tak mudah jatuh, sehingga risiko cedera pun berkurang.
Jadi bagaimana, mau coba olahraga plank dan side plank seperti Sandiaga?
Berita Terkait
-
Habis Senam, Sandiaga Dicurhati Listrik dan Air Makin Mahal
-
Gara-gara Bau Sampah di Pasar, Sandiaga Ajak Ganti Presiden
-
Pemikiran Soeharto Ada dalam Visi - Misi Prabowo - Sandiaga, Apa?
-
Kampanye di Surabaya, Sandiaga Janjikan Revisi Harga Telur Ayam
-
Gerindra Pastikan Sara Djojohadikusumo Bukan Calon Wagub DKI
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia