Suara.com - Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan kejadian mengejutkan yakni sebanyak 56 siswa SMP di Pekanbaru menyayat tangan usai minum Torpedo, minuman energi yang diduga menjadi penyebabnya.
Hal ini dilakukan mereka usai meniru video challenge menyayat tangan yang viral di youtube.
Menanggapi efek hilang kendali yang mendera puluhan siswa SMP tersebut, dr Eka Viora, SpKJ, Ketua Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa mengatakan bahwa belum ada laporan yang ia terima terkait kasus ini.
Kalaupun terjadi, kata dia, kemungkinan karena efek hilang kendali yang bisa ditimbulkannya. Namun hingga kini dr Eka belum mendapat laporan kandungan apa yang ada dalam minuman energi tersebut sehingga menyebabkan siswa SMP tersebut malah menyayat tangannya.
"Belum ada informasi nih dari Pekanbaru. Kalaupun itu terjadi kemungkinan, karena karena toksikasi alkoholnya. Tapi kita kan nggak tahu yang mereka konsumsi murni minuman berenergi itu saja atau ada campuran zat lain. Tapi kalau alkohol memang bisa kehilangan kendali, itu bisa saja," ujarnya di sela-sela temu media di Kementerian Kesehatan, Selasa (2/10/2018).
Eka mengatakan jika memang ada indikasi pencampuran alkohol pada minuman tersebut, bisa saja anak-anak mengalami halusinasi. Menurut dia, kadar alkohol tertentu dalam darah bisa menyebabkan efek yang berbeda-beda tergantung respon tubuh masing-masing individu.
"Kalau ada kadar alkohol di dalam darah reaksi yang paling sering jalan sempoyongan. Kalau ada kadar sekian memang bisa hilang kendali, impulsif. Tapi kita nggak tahu itu apa. Saya harus cek. Nggak mungkin ada alkohol yang murah," kata dia.
"Bisa jadi itu dicampur zat lain sehingga timbul halusinasi sehingga ada suara yang menyuruh dia barangkali. Saya nggak bisa jawab itu harus kroscek dulu," tandas dia.
Dugaan sementara, aksi yang dilakukan siswa tersebut, karena halusinasi hingga menyayat tangan usai minum Torpedo secara berlebihan.
Baca Juga: Polri Selidiki Pendeteksi Tsunami Buoy yang Hilang Dicuri
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi