Suara.com - Minuman kemasan dalam bentuk gelas plastik, Torpedo, beberapa hari ini menjadi perbincangan hangat masyarakat di Pekanbaru.
Ini dikarenakan ada kasus 56 siswa menyayat tangannya sendiri diduga penyebabnya setelah minum minuman Torpedo.
Pasca kejadian tersebut, BNN Kota Pekanbaru melakukan tes urine kepada para siswa tersebut. Hasilnya, urine sebagian siswa positif mengandung benzodiazepim.
Nah, untuk memastikannya BNN Kota Pekanabaru mengirim sampel minuman Torpedo ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru. Hasil uji laboratorium BBPOM Pekanbaru dilansir antaranews.com menyatakan bahwa sample minuman Torpedo hasilnya tidak mengandung benzodiazepim.
Produk minuman merek Torpedo juga disebut terdaftar di Badan POM dan masih berlaku.
Lalu, minuman Torpedo ini sebenarnya minumam apa? Dari hasil penelusuran di dunia maya, minuman Torpedo ternyata minuman energi.
Minuman ini memiliki rasa aneka buah yang terbuat dari bahan-bahan seperti taurin, kafein, dan vitamin B komplek.
Minuman Torpedo diklaim dapat memberikan energi tambahan untuk aktifitas sehari-hari, tersedia dalam dua rasa yaitu aneka buah dan anggur.
Baca Juga: Jarah Barang Elektronik dan Duit di ATM, 35 Warga Palu Ditangkap
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru