Suara.com - Petenis asal Amerika Serikat, Serena Williams, memiliki cara nyentrik untuk mengampanyekan peduli kanker payudara, yakni melakukannya sambil telanjang dada alias topless.
Sambil menyanyikan lagu berjudul 'I Touch Myself', Serena Williams nampak bertelanjang dada tanpa sehelai benang sedikit pun sambil tetap menutup kedua payudara dengan lengannya.
Dikutip dari Marie Claire, Serena Williams mengaku ingin keluar dari zona nyaman sembari terus melakukan kampanye peduli kanker payudara.
"Ya, saya melakukan ini agar saya keluar dari zona nyaman, tetapi saya ingin melakukannya karena kanker payudara adalah masalah yang mempengaruhi semua perempuan dari semua jenis warna kulit di seluruh dunia. Deteksi dini adalah kunci dari masalah ini dan itu juga bisa menyelamatkan begitu banyak nyawa. Saya berharap semoga ini membantu mengingatkan perempuan akan hal itu," kata Serena dalam laman instagramnya.
Meski dianggap terlalu berani, namun Serena Williams tetap ingin berkampanye dengan cara seperti itu. Menurutnya, kampanye kanker payudara harus menitikberatkan pada pentingnya skrining dini.
Kampanye ini pertama kali diluncurkan pada 2014 oleh produsen bra, Berlei. Proyek ini juga terinspirasi oleh tragedi meninggalnya frontman Divinyls, Chrissy Amphlett, saat berusia 53 tahun karena kanker payudara.
Di Indonesia, kampanye serupa dengan teknik SADARI (periksa payudara sendiri) juga kerap dikampanyekan oleh Kementerian Kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI