Suara.com - Teka-teki penyakit yang diidap pebulutangkis top Malaysia, Lee Chong Wei, akhirnya terungkap. Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) mengonfirmasi bahwa atlet 35 tahun itu menderita kanker hidung.
"Menanggapi laporan terbaru terkait Datuk Lee Chong Wei, BAM menegaskan bahwa sang pemain telah didiagnosa menderita kanker hidung stadium awal," kata Presiden BAM, Datuk Seri Norza Zakaria, dalam keterangan di akun resmi Instagram BAM, Sabtu (22/9/2018).
Norza menuturkan saat ini Lee Chong Wei sedang berada di Taiwan untuk menjalani pengobatan ditemani kerabat dan keluarganya, setidaknya hingga akhir tahun nanti.
"Dengan senang saya memberitahukan bahwa Lee Chong Wei merespon dengan baik perawatan yang tengah diberikan. Kini dirinya sedang beristirahat dan memulihkan diri," ujar Norza.
"Dukungan anda adalah sumber kekuatan dan keberanian baginya," Norza menambahkan.
Lebih lanjut, BAM meminta kepada semua pihak untuk menghormati privasi keluarga tunggal putra peraih tiga medali perak Olimpiade tersebut.
BAM, kata Norza, akan selalu siap untuk membantu Lee Chong Wei, yang tercatat enam kali menjuarai ajang bergengsi Indonesia Open; 2007, 2009, 2010, 2011, 2013 dan 2016.
"BAM selalu berhubungan dengan Lee Chong Wei, dan kami menawarkan dukungan apapun yang kami bisa untuk legenda kami," tutur Norza.
Baca Juga: Cina Open : Ditekuk Ganda Tuan Rumah, The Minions Gagal Hattrick
Seperti diketahui, pada Juli 2018, Lee Chong Wei dikabarkan mengalami masalah pernapasan yang memaksa dirinya mundur dari Kejuaraan Dunia dan Asian Games 2018.
Terakhir kali, mantan pebulutangkis nomor satu dunia ini tampil di arena bulutangkis, yakni di ajang Indonesia Open 2018, 7 Juli lalu.
Saat itu, Lee Chong Wei tersingkir di babak semifinal Indonesia Open 2018 oleh pebulutangkis tunggal putra Jepang, Kento Momota, dengan skor 21-21 dan 12-21.
Berita Terkait
-
Pelatih Malaysia Ketar-ketir, Akui Kekuatan Timnas Indonesia U-17 Setara Vietnam
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport
-
Malaysia di Ambang Krisis BBM
-
Kurniawan Dwi Yulianto Peringatkan Timnas Indonesia U-17: Awas 'Gigitan' Harimau Malaya!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim
-
Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu
-
Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport
-
Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat
-
Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat