Suara.com - Di era digital seperti sekarang ini, sulit rasanya bagi kita untuk berjauhan dengan ponsel. Mulai dari bangun tidur hingga kembali menutup mata, ponsel bisa jadi selalu ada di genggaman. Kalaupun tak digenggam, kita akan menyimpannya di tempat yang mudah diakses dan tak jauh-jauh.
Nah, masalahnya, dimanakah Anda biasa menyimpan ponsel? Banyak di antara kita yang kerap meletakkannya di saku celana atau di bawah bantal ketika tidur. Tapi tahukah Anda bahwa kebiasaan ini bisa berbahaya bagi kesehatan? Tak hanya dua tempat tersebut, inilah enam tempat terlarang untuk menyimpan ponsel terkait dengan kondisi kesehatan Anda.
1. Saku celana
Anda tentu pernah menyimpan ponsel di saku celana samping maupun belakang? Nah apakah kebiasaan ini juga disertai dengan keluhan sakit di bagian perut dan kaki? Jika ya, inilah efek dari penyimpanan ponsel di saku celana.
Menurut para ahli, menyimpan ponsel di dalam kantong celana dapat meningkatkan risiko paparan radiasi ponsel ke tubuh. Hal ini dapat berefek pada kesuburan Anda, di mana studi pernah menemukan efek radiasi yang ternyata mampu memengaruhi kecepatan sperma lelaki.
2. Bawah bantal
Agar lebih mudah menjangkau ponsel setelah bangun tidur, tak sedikit orang yang meletakkan ponsel di bawah bantal. Mungkin sekarang Anda belum merasakan efeknya bagi tubuh, namun beberapa tahun kemudian, paparan radiasi dari ponsel yang diletakkan terlalu dekat dengan otak dapat memengaruhi pola tidur. Hal ini membuat Anda kerap merasa sakit kepala ketika bangun tidur. Jadi, lebih baik hindari kebiasaan ini, ya.
3. Sekitar bra
Beberapa orang, terutama perempuan, memiliki kebiasaan menempelkan ponsel mereka di dalam saku kemeja yang dekat dengan bra. Penelitian menyebutkan bahwa meletakkan ponsel di sekitar bra ternyata dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Selain itu, getaran dari ponsel juga dapat mengganggu sensitivitas kulit. Hal ini menyebabkan bakteri berkembang biak dan memicu rasa gatal di sekitar payudara.
4. Dekat dengan wajah
Meski bukan sebagai tempat menyimpan ponsel, kontak langsung antara ponsel dengan wajah bisa meningkatkan risiko penyebaran bakteri pada kulit wajah. Seperti kita tahu, ponsel menyimpan jutaan bakteri karena paling sering bersentuhan dengan tangan. Hal ini akan memicu pertumbuhan jerawat hingga masalah penuaan dini. Untuk mencegahnya, pastikan Anda menggunakan earphone ketika mengangkat panggilan telepon.
5. Laci mobil
Menyimpan ponsel di laci mobil juga berisiko merusak ponsel dan tubuh kita. Ponsel yang disimpan di dalam laci mobil akan terpapar suhu yang terlalu panas dan menyebabkan baterai mudah meledak. Ketika kita menyentuh ponsel yang baru saja diletakkan di dalam laci mobil, maka paparan radiasi ke tubuh kita akan meningkat.
6. Kereta dorong
Tak cuma bayi yang diletakkan di dalam kereta dorong atau stroller ketika bepergian. Secara sadar atau tidak sadar, beberapa ibu juga kerap meletakkan ponselnya di dalam stroller bersebelahan dengan bayinya. Hal ini tentu saja sangat membahayakan karena sama saja memaparkan anak-anak mereka dengan radiasi ponsel. Studi juga menyebutkan bahwa ponsel yang disimpan di dekat anak-anak dapat memicu gangguan perilaku ketika mereka besar.
Baca Juga: Surabaya Otaki 600 CCTV dengan Teknologi Pengidentifikasi Wajah
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis