- Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei, mendesak Presiden FIFA Gianni Infantino bersikap tegas terhadap perlakuan tidak adil tuan rumah Amerika Serikat.
- Tuan rumah memindahkan lokasi latihan Iran ke Meksiko serta membatasi waktu kedatangan tim di setiap lokasi pertandingan berlangsung.
- Kebijakan pembatasan tersebut dinilai sangat merugikan kondisi fisik dan mental para pemain Iran selama mengikuti turnamen sepak bola tersebut.
Suara.com - Pelatih TImnas Iran, Amir Ghalenoei, mendesak Presiden FIFA, Gianni Infantino, agar bersikap tegas terhadap Amerika Serikat (AS) terkait perlakuan yang diterima timnya selama mengikuti turnamen.
Ghalenoei kembali menuding tuan rumah bersama tersebut memperlakukan Iran secara tidak adil sejak sebelum turnamen dimulai.
Salah satunya, lokasi pemusatan latihan Iran dipindahkan dari AS ke Tijuana, Meksiko.
Selain itu, Iran hanya diizinkan menuju lokasi pertandingan sehari sebelum dua laga penyisihan grup yang digelar di sekitar Los Angeles.
Ketentuan tersebut baru dilonggarkan menjadi dua hari sebelum laga terakhir Grup melawan Mesir di Seattle pada Jumat.
Namun, setelah pertandingan berakhir, tim Iran diwajibkan segera meninggalkan kota tersebut.
Berbicara seusai laga yang berakhir imbang 1-1 melawan Mesir, Ghalenoei mengaku kebijakan tersebut berdampak pada kondisi fisik dan mental para pemain.
"Perlakuan mereka terhadap kami sangat buruk. Mereka tidak mengizinkan kami datang dua pekan lebih awal maupun tiba dua hari sebelum setiap pertandingan," kata Ghalenoei melansir Skysports, Minggu (28/6/2026).
"Semua itu sangat merugikan kami, baik secara fisik maupun mental. Meski menghadapi berbagai kendala, kami tetap mampu tampil dengan baik," tambahnya.
Baca Juga: Djed Spence Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026: Muslim Pertama Timnas Inggris
Ia mengakui Infantino telah berupaya membantu mengurangi berbagai kendala yang dihadapi Iran. Namun, menurutnya, perlakuan dari pihak tuan rumah tetap tidak mencerminkan prinsip sportivitas.
"Saya tahu Presiden FIFA, Gianni Infantino, telah berusaha semaksimal mungkin meminimalkan masalah yang kami hadapi. Namun, pihak tuan rumah tidak memperlakukan kami dengan baik," jelas dia.
"Saya mendesak FIFA agar tidak membiarkan tuan rumah memperlakukan pemain dan tim seperti ini pada Piala Dunia mendatang. Saya berharap Bapak Infantino bersikap tegas terhadap perlakuan semacam itu," tegas Ghalenoei.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Tak Mampu Cetak Gol, Portugal Gagal Menang Cristiano Ronaldo Ucap Dua Kata
-
Comeback Dramatis Kongo Kalahkan Uzbekistan 3-1 dan Cetak Sejarah Lolos Fase Gugur
-
Cristiano Ronaldo Dkk Mandul Lawan Kolombia, Begini Penjelasan Berani Roberto Martnez
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil