Suara.com - Anda pecinta film horor? Kalau ya, bersyukurlah, karena itu artinya Anda termasuk orang-orang yang mendapat manfaat kesehatan dari hobi nonton film horor.
Jika selama ini rasa ketakutan yang dialami ketika nonton film horor diasosiasikan dengan risiko penyakit jantung hingga stres, studi terkini yang dilakukan University of Pittsburgh justru menemukan fakta sebaliknya.
Ya, usai menganalisis aktivitas gelombang otak responden sebelum dan setelah menonton film horor, peneliti menemukan bahwa sebagian besar responden merasakan suasana hati yang lebih baik setelah menonton film horor. Bahkan tak sedikit dari responden yang merasa berkurang cemas dan lelahnya setelah menonton film horor.
"Ketika takut, tubuh melepaskan oksitosin yang dapat membuat suasana hati menjadi lebih baik dan lebih terikat dengan seseorang," kata Kris Kendall, yang memiliki gelar Ph.D. dalam fisiologi olahraga.
Kris menambahkan, adegan menyeramkan pada film horor juga membantu tubuh untuk memproduksi hormon dopamin. Itu sebabnya, ada beberapa orang yang tak hanya berteriak ketika memasuki wahana rumah hantu tapi juga tertawa.
Meskipun semua ini kedengarannya bagus, tapi ada sebagian orang yang memang tidak akan mendapatkan manfaat ini, terutama mereka yang memang pobia dengan hal-hal yang menyeramkan atau coulrophobia. Begitu pula dengan Anda yang mengalami gangguan stres pasca-trauma atau kecemasan ekstrem, menonton film horor justru dapat memperburuk gejalanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius