Suara.com - Pernah melihat anak kembar yang wajah dan perilakunya sangat mirip? Atau sebaliknya, Anda dan saudara kembar tak ada kemiripan sama sekali?
Tak sedikit pasangan suami dan istri yang mendambakan bayi kembar. Nah, sebelum menjadi orang tua bagi bayi kembar, ada baiknya ayah dan ibu mengetahui perbedaan bayi kembar identik dan tidak identik.
1. Bayi kembar identik
Bayi kembar identik merujuk pada anak kembar yang lahir dari satu plasenta yang sama.
Hal ini terjadi karena satu sel sperma membuahi satu sel telur, dan terbelah menjadi dua janin.
Bayi kembar identik memiliki DNA yang sama, serta biasanya berwajah mirip dan berjenis kelamin sama.
2. Bayi kembar tak identik
Bayi kembar tak identik, atau biasa juga disebut kembar fraternal, terjadi lebih umum daripada kembar identik.
Kembar tak identik terjadi ketika dua sperma membuahi dua sel telur secara terpisah, menghasilkan dua embrio yang berbeda dan masing-masing memiliki plasenta.
Baca Juga: Mau Punya Anak Kembar Harus Ada Keturunan Genetik?
Hal ini membuat bayi kembar tak identik tidak begitu mirip dalam segi wajah maupun jenis kelamin.
Itulah perbedaan bayi kembar identik dan tak identik yang harus diketahui orang tua ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?