Gunakan bantuan humidifier untuk menambah kelembapan udara di kamar Anda. Cara ini juga bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan tungau debu yang menyukai udara yang kering. Semakin rutin Anda menggunakan humidifier, semakin lembap pula udara di kamar dan mencegah asma kambuh.
5. Hindari tidur dengan hewan peliharaan
Jika Anda punya hewan peliharaan, entah itu anjing atau kucing, sebaiknya biarkan mereka berlarian atau tidur di luar kamar Anda. Ingat, bulu hewan yang berserakan dapat menempel di karpet dan kasur sehingga memicu asma di malam hari.
Ada baiknya, selalu tutup pintu kamar supaya hewan peliharaan tidak bisa masuk ke kamar. Cara sederhana ini akan berdampak besar dalam mengurangi frekuensi asma kambuh di malam hari, lho.
6. Atur pola makan
Asam lambung naik, baik itu maag atau GERD, merupakan faktor risiko terjadinya asma. Sebagai upaya pencegahan, atur pola makan Anda supaya asam lambung tidak naik dan memicu asma.
Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi seperti daging berlemak, makanan yang digoreng, susu, dan cokelat. Begitu juga dengan kopi, teh, makanan pedas, dan makanan asam, semua ini sebaiknya dibatasi karena dapat mengiritasi tenggorokan.
Bila Anda mampu mengendalikan gejala asam lambung, maka risiko asma kambuh di malam hari bisa diminimalisasi sebaik mungkin.
7. Cek risiko sleep apnea
Baca Juga: Stres Jadi Tahanan, Ratna Sarumpaet Tak Bisa Makan Kecuali Bubur
Menurut American Thoracic Society, orang dengan asma cenderung berisiko tinggi mengalami sleep apnea. Sleep apnea ini merupakan gangguan tidur serius yang membuat pernapasan Anda sering berhenti selama tidur. Akibatnya, asma kambuh pun tak bisa dihindari.
Jika tidur Anda tetap sering terganggu karena penyakit asma di malam hari setelah melakukan hal di atas, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi