Suara.com - Tak banyak yang tahu bila di dalam sebuah rumah tumbuh lebih dari 200 bakteri dan virus. Bahkan, beberapa di antaranya berasal dari peralatan rumah tangga yang sering dipakai.
Oleh karena itu, menjaga kebersihan rumah sangatlah penting untuk mencegah bakteri dan virus menempel pada tubuh. Dikutip dari New York Post, berikut beberapa peralatan di rumah yang kerap dihinggapi, bahkan menjadi sarang bakteri dan virus:
Lubang pembuangan
Salah satu tempat berkembangnya biang bakteri yang paling terlihat adalah lubang pembuangan, baik untuk wastafel, tempat cuci piring, hingga di kamar mandi.
Shower
Lubang air pada shower seringkali berada dalam kondisi kering, basah, kering, basah, begitu seterusnya sehingga dapat membentuk biofilm yang tercipta dari ekskresi bakteri. Bakteri tersebut dapat berpindah ke rambut, tubuh, hingga masuk melalui hidung dan mulut.
Sarung bantal dan sprei
Secara tidak sadar, banyak orang yang mungkin akan langsung naik ke tempat tidur sehabis dari toilet. Padahal, hal tersebut dapat membuat mikroba feses pindah dari tangan ke sarung bantal dan sprei.
Pakaian
Baca Juga: Piala AFF 2018: Andik Vermansyah Rela Hanya Jadi Pemain Pelapis
Siapa sangka, selain pakaian kotor, pakaian bersih nyatanya menjadi tempat tinggal bagi bakteri, jamur, dan organisme lainnya.
Berita Terkait
-
Water Heater Pintar Makin Diminati, Ini Fitur yang Dicari untuk Hunian Modern
-
Tren Dapur Modern Meningkat, Konsumen Kini Lebih Selektif Sebelum Membeli Peralatan Rumah Tangga
-
Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?