Suara.com - Mengajarkan anak-anak untuk berdoa adalah bagian penting memperkenalkan mereka kepada Tuhan dan memperkuat hubungan si anak dengan Tuhan.
Bicara berdoa, ada sebuah video yang viral kala diunggah akun @omg.indonesia.id. Video ini menggambarkan seorang anak yang tengah membaca ayat kursi lantaran melihat hantu bohongan di depannya.
Sontak netizen yang melihat langsung gemas dengan aksi bocah tersebut.
"Setannya pura2 takut kek biar seruuuu," seru netizen.
"Pinternyaaa ,"
"Gemessssssss bgt sii yamponnnn," teriak netizen lain.
Video viral ini tentunya bisa menjadi pelajaran bagi orangtua bahwa sangat penting mengajarkan anak-anak untuk berdoa dalam segala hal. Berdoa tentunya membuat anak-anak merasa nyaman dan doa membantu mereka untuk memahami bahwa Tuhan selalu dekat dan dapat menolong anak-anak.
Lalu, kapan mulai mengajarkan anak-anak untuk berdoa?
Mengutip thoughtco, Anak-anak dapat mulai belajar berdoa bahkan sebelum mereka dapat berbicara. Anda bisa membiarkannya menonton Anda berdoa lebih dulu. Seperti halnya kebiasaan baik lainnya, Anda akan ingin memperkuat doa sebagai bagian kehidupan yang teratur sedini mungkin. Begitu seorang anak dapat berkomunikasi secara lisan, mereka dapat belajar untuk berdoa sendiri, baik dengan suara keras atau diam-diam.
Baca Juga: Inggris Gilas AS 3-0, Gareth Southgate Tetap Tak Puas
Ajarkan Doa sebagai Percakapan
Pastikan anak-anak Anda memahami bahwa doa hanyalah percakapan dengan Tuhan, yang menunjukkan rasa hormat terhadap cinta dan kekuatannya yang tiada akhir, tetapi itu diucapkan dengan kata-kata kita sendiri.
Beberapa agama mengajarkan doa-doa tertentu, Konsep di balik doa-doa ini dapat diajarkan sehingga anak-anak tidak sekadar melafalkan kata-kata tanpa makna.
Mulai dengan doa sederhana
Mulai dengan sikap doa sesuai cara Anda berdoa. Berikan doa singkat, misalnya doa sebelum makan. Minta anak menirukan doa yang Anda ucapkan dengan bahasa sederhana. Tambahkan doa lain, setelah anak bisa mengingat satu doa. Misalnya doa sebelum tidur.
Biarkan anak-anak Anda melihat Anda berdoa
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia