Cara terbaik untuk mulai mendidik anak-anak Anda tentang doa adalah berdoa di hadapan mereka. Carilah kesempatan untuk mempraktekkan doa di depan mereka, sama seperti Anda akan mencari contoh untuk mengajari mereka tentang perilaku, sportivitas yang baik, atau kerendahan hati. Jadi biarkan anak-anak melihat Anda berdoa sepanjang hari untuk berbagai kebutuhan.
Tunjukkan pada anak-anak bahwa tidak ada durasi yang ditentukan untuk berdoa.
Doa cepat seperti meminta bantuan dengan pilihan, untuk berkah pada pesta ulang tahun, atau untuk perlindungan dan perjalanan yang aman. Tunjukkan kepada anak-anak Tuhan pasti tertarik pada semua aspek kehidupan kita.
Mengatasi Rasa Malu
Beberapa anak merasa malu untuk berdoa dengan suara keras pada awalnya. Mereka mungkin mengatakan mereka tidak bisa memikirkan apa pun untuk berdoa. Jika ini terjadi, Anda dapat berdoa terlebih dahulu, lalu minta anak itu menyelesaikan doa Anda.
Misalnya, bersyukur kepada Tuhan untuk nenek dan kakek dan kemudian minta anak Anda untuk bersyukur kepada Tuhan atas hal-hal spesifik tentang mereka, seperti kue lezat nenek atau perjalanan memancing yang menyenangkan dengan kakek.
Tegaskan bahwa kita dapat membawa semuanya kepada Tuhan dan bahwa tidak ada permintaan yang terlalu kecil atau tidak penting. Doa sangat pribadi, dan kekhawatiran dan kekhawatiran anak berubah pada usia yang berbeda. Jadi, dorong anak Anda untuk berbicara kepada Tuhan tentang apa pun yang ada di pikirannya. Terapkan kalau Tuhan senang mendengar setiap doa kita, bahkan untuk naik sepeda, katak di kebun, atau pesta teh yang sukses dengan boneka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia