Suara.com - Seks anal, alias penetrasi Mr P lelaki ke anus perempuan, kerap dijadikan alternatif bercinta bagi pasangan. Pertanyaan terbesar muncul, apakah seks anal bisa menyebabkan kehamilan?
Dr Mary Jane Minkin, pakar obstetri, ginekologi, dan kesehatan reproduksi dari Yale School of Medicine mengatakan dalam buku pelajaran biologi, kehamilan bisa terjadi jika Mr P lelaki melakukan penetrasi ke Miss V perempuan.
Ia mengatakan secara teknis, anus tidak terhubung dengan organ reproduksi perempuan. Sehingga, mengeluarkan sperma di dalam anus tidak akan membuat perempuan hamil.
"Namun ingat, hanya butuh satu sel sperma untuk bisa membuahi sel telur dan menyebabkan kehamilan," ujar Dr Minkin, dikutip dari Health24.
Dr Minkin mengatakan kehamilan saat seks anal sangat sangat langka. Persentasenya pun mungkin 1 berbanding 1 juta.
Namun ada kemungkinan di mana sperma lelaki tercecer dari anus, dan masuk ke dalam Miss V perempuan. Hal inilah yang dikatakannya sebagai penyebab paling umum terjadinya kehamilan saat seks anal.
Meski begitu, ia mengingatkan kembali pada pasangan soal risiko bahaya melakukan seks anal. Risiko penularan penyakit menular seksual dan infeksi bakteri sangat besar, mengingat anus tak memiliki proteksi terhadap bakteri, berbeda dengan Miss V.
"Jangan pula sekali-kali melakukan penetrasi dari anus dan pindah ke Miss V. Hal ini akan meningkatkan risiko infeksi tidak hanya bagi lelaki, namun juga perempuan," tutupnya.
Baca Juga: Seks Anal Bisa Bikin Bokong Lebih Besar ?
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital