Suara.com - Bicara soal kanker payudara, tak semua perempuan paham mengenai gejala yang muncul pertama kali. Survei yang dilakukan perusahaan kosmetik Avon terhadap 19.000 perempuan menemukan fakta bahwa hanya 42 persen - kurang dari setengah - perempuan yang tahu pasti mengenai gejala atau perubahan yang terjadi pada kanker payudara. Sementara seperempat di antaranya mengira bahwa benjolan adalah satu-satunya gejala kanker payudara.
Hasil survei menunjukkan bahwa 73 persen responden secara teratur memeriksa payudara mereka, akan tetapi 60 persen justru khawatir dan ragu untuk datang ke dokter jika menemukan adanya gejala kanker payudara, dengan alasan malu atau takut.
Mayoritas perempuan yang disurvei tidak menyadari bahwa pilihan gaya hidup mereka dapat membuat mereka berisiko lebih besar terkena kanker payudara.
Hampir dua pertiga tidak tahu bahwa olahraga teratur dapat membantu melindungi dari kanker, sementara 63 persen tidak menyadari bahwa alkohol dapat meningkatkan risiko penyakit lebih tinggi.
"Deteksi dini sangat penting untuk melawan kanker payudara, namun survei kami menemukan bahwa wanita tidak mengetahui risiko atau tanda-tanda apa yang harus dicari," kata Sheri McCoy, kepala eksekutif Avon, seperti dilansir dari The Independent.
Dr. Paul Goss, ketua dewan penasihat ilmiah Avon Foundation dan direktur penelitian kanker payudara di Massachusetts General Hospital, menambahkan, "Angka-angka ini menunjukkan betapa banyak pekerjaan yang masih harus dilakukan dalam meningkatkan kesadaran akan kanker payudara, terutama mengenai tanda-tanda, risiko, dan bagaimana bertindak jika ditemukan tanda-tanda kanker."
Jadi, apa saja tanda dan gejala yang harus Anda ketahui?
Perempuan disarankan untuk memeriksa payudara mereka setiap bulan. Selain memerhatikan ada tidaknya benjolan, perhatikan juga perubahan dalam ukuran payudara atau bentuk, ruam atau luka kulit, cairan puting, lekukan kulit, rasa sakit yang konstan, atau perubahan tekstur kulit.
Waspada juga pada pembengkakan di sekitar ketiak atau tulang selangka, karena ini bisa menjadi indikator seperti halnya vena yang tumbuh atau puting terbalik.
Baca Juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Truk Dilarang Melintas di Tol
Jika Anda menemukan setidaknya satu dari tanda-tanda di atas, segeralah periksakan diri ke dokter. Dokter mungkin akan merujuk Anda ke klinik spesialis jika mereka merasa gejala Anda memerlukan penilaian lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir
-
Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit