Suara.com - Membuat anak bahagia ternyata tidak sulit. Hasil studi terbaru yang dilakukan Lactogrow Child Happines mengungkap bahwa pemenuhan gizi yang baik berkontribusi pada kebahagiaan anak.
Dikatakan, untuk membahagiakan anak, orangtua tak cukup sekadar memberi dukungan psikologis, tapi juga harus diimbangi dengan kebutuhan gizi yang cukup.
Lewat studi tersebut juga terungkap bahwa anak Indonesia berpotensi kekurangan asupan nutrisi yang seimbang, yang pada akhirnya dapat memengaruhi tumbuh kembang dan kebahagiaan mereka.
“Sangat penting bagi orangtua untuk mengetahui dan mengerti nutrisi seimbang, termasuk susu dengan kandungan gizi untuk melengkapi asupan nutrisi bagi buah hati mereka," kata Dr. dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K) saat ditemui Suara.com di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2018).
Ia menambahkan, setiap anak yang mengonsumsi makanan bergizi lengkap seimbang akan memiliki saluran pencernaan yang sehat dan dapat menyerap nutrisi dengan baik. Pada akhirnya, anak akan memiliki selera makan dan pola tidur yang baik pula, yang dapat menunjang tumbuh kembang optimal.
Itu juga yang membuat Ariani menekankan pentingnya menjaga agar saluran cerna tetap sehat.
"Kita harus menjaga keseimbangan mikrobiota usus, diantaranya dengan mengonsumsi makanan bernutrisi lengkap dan bervariasi, mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan, serta menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan melakukan olahraga secara teratur," kata dia.
Jika semua itu terpenuhi, anak akan tumbuh dengan baik dan merasa bahagia. Mudah, kan, bikin anak bahagia?
Baca Juga: Arie Untung Siap Polisikan Suami Artis, Siapa Dia?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi