Suara.com - Ketenaran Bella Hadid di dunia modeling memiliki ragam dampak bagi kesehatan mental. Baru-baru ini, Bella Hadid curhat soal body shaming yang pernah dialaminya.
Dalam sebuah wawancara, perempuan 22 tahun ini bersyukur dengan semua yang telah didapatnya saat ini. Namun ia menekankan bahwa hal yang paling ia syukuri adalah kesehatan mentalnya.
Hal ini dikarenakan Bella Hadid sempat mengalami body shaming parah dari para warganet. Meski begitu, ia bisa mengatasinya dan bangkit dengan rasa percaya diri.
"Kondisi kesehatan mental saya saat ini adalah hal yang sangat saya syukuri, ini adalah pencapaian terbesar saya," kata Bella Hadid, dikutip dari HiMedik.
Bella Hadid menceritakan bahwa body shaming yang dialaminya adalah kritikan soal bentuk tubuhnya yang dinilai terlalu kurus.
Pasalnya, dalam beberapa kesempatan, tampak tulang pinggul serta kerangka tubuh Bella Hadid yang terlalu menonjol.
Terlepas dari itu, para penggemarnya tidak tinggal diam. Mereka membela Bella Hadid, dengan mengampanyekan bahwa body shamming kepada seseorang bukanlah tindakan yang patut dipuji. Inilah salah satu hal yang bisa menguatkan Bella.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini