Suara.com - Buah seperti jeruk memberikan nutrisi ke tubuh jika dikonsumsi. Namun, yang terjadi pada pria ini justru sebaliknya. Buah jeruk justru jadi bumerang karena kesalahannya dalam mengonsumsi.
Dilansir dari Feedytv, seorang pria bernama Wu mendapat kiriman 10 kg jeruk dari saudaranya. Di waktu luang, ia mengambil jeruk untuk dimakan.
Di situlah masalah muncul. Karena mendengar ada orang mengatakan bahwa makan biji jeruk akan membantu menambah vitamin pada kulit, maka ia menelan biji jeruk. Akibatnya perutnya tidak nyaman berhari-hari.
Ia lantas dibawa ke Rumah Sakit Wuhan dan dirawat di Departemen Gastroenterologi. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, Khuu Van Thang, kepala Departemen Gastroenterologi, menemukan banyak biji jeruk di ususnya yang telah menyebabkan bisul parah.
Untungnya Wu datang tepat waktu karena kondisi tersebut bisa lebih berbahaya jika tidak segera mendapat penanganan, saluran pencernaannya berisiko terkena nekrosis, iskemia atau pendarahan lambung yang mengancam jiwa.
Bagaimana selanjutnya? lihat selengkapnya ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS