Suara.com - Kadang mungkin kita tak menyadari jika mengabaikan pusar atau udel saat mandi. Padahal, seperti bagian tubuh lainnya, pusar pun harus dibersihkan.
Seorang wanita di Jepang yang tidak memedulikan kebersihan pusar pun merasakan akibatnya. Dikutip HiMedik dari Feedy TV pada Desember 2018, wanita itu sudah 24 tahun membiarkan kotoran di pusarnya.
Suatu hari ia pun merasakan sakit dan bau. Wanita yang tak disebutkan identitasnya itu lantas pergi ke dokter.
Saat melakukan inspeksi kebersihan, para perawat benar-benar terkejut. Tidak hanya bau tak sedap, di dalam pusar pasien ini juga ditemukan benda aneh sekeras batu yang tak diketahui sudah berapa lama berada di sana.
Menurut Feedy TV, pusar memiliki celah yang dapat menjadikan kotoran terkumpul dan membiakkan bakteri. Maka dari itu, usahakan untuk membersihkannya seminggu sekali. Jika tidak, berikut beberapa risikonya:
1. Infeksi ragi
Pusar adalah tempat berkembang biaknya bakteri karena merupakan daerah gelap dan lembap, sehingga bisa menimbulkan infeksi ragi.
2. Bau
Meskipun terkadang tidak terjadi infeksi jamur, penumpukan keringat, kotoran, sel kulit mati, dan serat dapat menyebabkan pusar berbau tak enak.
3. Omphalolith
Sel-sel kulit mati dan sebum (minyak yang dikeluarkan kulit, -red) yang menumpuk di pusar bisa membentuk omphalolith dari waktu ke waktu. Omphalolith, yang juga dikenal sebagai batu pusar, terbentuk dari bahan yang sama seperti komedo.
Permukaan batu pusar akan berubah menjadi hitam karena oksidasi. Batu pusar tidak bisa ditekan keluar seperti komedo, tetapi dihilangkan dengan pinset.
Baca Juga: Kenali 5 Risiko Kesehatan yang Dialami Pekerja Kantoran
HiMedik.com/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi