2. Jika Anda terkena flu, konsumsi vitamin C dan seng
Beberapa penelitian menunjukkan dosis tinggi vitamin C atau seng dapat membatasi durasi infeksi saluran pernapasan atas atau pilek.
Ini tidak 100 persen efektif, tetapi risiko toksisitasnya menjadi minimal. Jadi, patut dicoba meskipun manfaatnya kecil, kata Dr. Gonzalo Bearman, profesor kedokteran dan ketua Divisi Penyakit Menular di Virginia Commonwealth University School of Medicine.
Dr. Celine Thum, Direktur Medis di ParaDocs Worldwide, mengatakan kombinasi vitamin C dan seng dapat mengurangi durasi gejala bahkan setelah flu mulai menyerang.
"Ketika Anda mulai merasa sedikit sakit dan mulai merasa bahwa itu gatal tenggorokan, silakan mengambil vitamin C," kata Thum, yang merekomendasikan tablet hisap.
3. Cobalah rumput laut
Jika makanan kaya vitamin C seperti paprika, kubis brussel, dan brokoli terlalu biasa untuk selera Anda, rumput laut adalah sumber C dan vitamin penambah kekebalan tubuh lainnya, kata Davida Mitchell, L.Ac., Dokter Akupunktur dan Pengobatan China.
"Vitamin A dan D, keduanya vitamin yang larut dalam lemak, sangat penting bagi kekebalan tubuh. Keduanya juga jauh lebih efektif untuk mencegah dan membalikkan flu dan pilek ketika dikonsumsi bersamaan," jelasnya.
Hanya saja, jangan berlebihan mengonsumsi rumput laut. Seperti yang dicatat Globe and Mail, dokter telah melaporkan kasus yodium berlebih dan toksisitas logam berat yang jarang, tetapi serius pada pasien yang mengonsumsi lebih dari 10 gram atau lebih rumput laut per hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh