Suara.com - Awas! Kebiasaan Begadang Bisa Merusak Fungsi Hati.
Banyak yang menyepelekan masalah tidur yang mereka miliki. Kebiasaan menonton atau bermain gadget hingga dini hari atau nongkrong hingga pagi menjadi kebiasaan kaum millenial zaman sekarang.
Padahal tidur terlalu malam atau begadang hingga pagi dapat menyebabkan gangguan fungsi hati.
Ibarat alat elektronik yang butuh istirahat setelah digunakan dalam waktu lama, otak dan tubuh manusia pun demikian. Setiap orang dilengkapi dengan jam biologis alias ritme sirkadian yang akan mengatur segala aktivitas fisik, organ tubuh, mental, serta perilaku yang dilakukan manusia selama 24 jam penuh.
Tak hanya itu, jam biologis tubuh juga dirancang sedemikian rupa untuk mengatur proses metabolisme tubuh beserta waktu tidur agar dapat berjalan sebagaimana mestinya. Itu sebabnya, adanya masalah yang membuat jam biologis kacau tentu juga akan menggangu fungsi organ-organ di dalam tubuh.
Dalam hal ini, termasuk kebiasaan begadang atau tidur larut malam. Jadwal tidur yang lebih ngaret dari seharusnya otomatis akan mengganggu jam biologis tubuh yang seharusnya sudah nonaktif sejak beberapa jam sebelumnya.
Alhasil, akibat sering begadang nantinya akan menimbulkan kerusakan pada sel-sel tubuh, salah satunya organ hati, melansir dari Science Daily.
Apa saja kerusakan hati yang muncul karena sering begadang?
Penyakit terkait gangguan fungsi hati ada bermacam-macam, seperti hepatitis C maupun kanker hati. Para pengidap hepatitis, khususnya hepatitis C, kerap mengeluhkan masalah yang sama yakni susah tidur. Sebagian besar dari mereka menyatakan sulit untuk mendapatkan waktu istirahat yang cukup di malam hari.
Baca Juga: Video Ributnya Viral, 3 Bukti Al Ghazali dan Pacar Baik-baik Saja
Akibatnya, mereka selalu bangun dengan kondisi sangat lemas, mengantuk, dan tidak bertenaga pada pagi harinya. Dikutip dari Web MD, gangguan tidur memang bisa datang kapan pun, bahkan tidak menutup kemungkinan ketika Anda telah didiagnosis mengalami hepatitis C. Atau dalam hal ini misalnya karena begadang. Hal itu bisa terjadi karena stres atau pengaruh obat yang Anda minum setiap harinya.
Bahkan lebih dari itu, perkembangan penyakit hepatitis yang telah semakin parah hingga menjadi sirosis hati, turut masuk ke dalam salah satu akibat sering begadang yang membuat jam tidur Anda berkurang. Demi mendukung bahaya yang ditimbulkan dari sering begadang, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Baylor College of Medicine di Texas, Amerika Serikat, mengungkap fakta lainnya dikutip dari Hello Sehat.
Para peneliti menemukan bahwa gaya hidup yang tidak teratur setiap harinya, termasuk kebiasaan sering begadang sampai larut malam dapat menimbulkan berbagai penyakit kronis. Satu diantaranya berisiko mengakibatkan kanker hati.
Tidur yang cukup tidak hanya berfungsi untuk mengistirahatkan organ tubuh saja. Di sisi lain, tidur dapat membantu mengoptimalkan kembali sistem pertahanan tubuh untuk melawan serangan penyakit.
Anda tentu tidak ingin terserang penyakit hati tersebut, bukan? Oleh karena itu, mulai sekarang coba beberapa kiat mudah berikut ini agar bisa tidur lebih cepat dan nyenyak:
Hanya menggunakan tempat tidur untuk tidur saja, bukan untuk bekerja ataupun melakukan aktivitas lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru