Suara.com - Redakan Gejala Menopause dengan Akupunktur, Ampuhkah?
Gejala menopause bisa menyebabkan beragam masalah bagi perempuan. Serangan panas, keringat berlebih, hingga gangguan emosi akibat perubahan hormon mengintai perempuan yang akan menopause.
Nah, sebuah studi yang diterbitkan oleh BMJ Open melihat manfaat akupunktur bagi perempuan untuk meredakan gejala menopause.
Studi yang dilakukan di University of Southern Denmark melihat bahwa akupunktur mampur mengurangi gejala-gejala menopause yang disebutkan di atas.
Salah satu penulis studi, Prof Frans Boch Waldorff, mengaku belum menemukan bagaimana mekanisme akupunktur bisa mengurangi gejala menopause yang dialami perempuan.
"Namun akupunktur adalah metode yang aman, murah, dan simpel, dengan efek samping yang sangat sedikit. Jika Anda sedang mengalami gejala menopause dan merasa kesulitan, Anda bisa mencoba melakukan akupunktur," ujar Prof Waldorff, dilansir BBC.
Akupunktur merupakan salah satu teknik pengobatan tradisional dari China, di mana jarum-jarum khusus ditusukkan di lokasi tertentu pada tubuh.
Studi ini dilakukan kepada 70 perempuan dengan gejala menopause menengah hingga berat. Hasil studi menyebut 80 persen peserta mengaku kualitas hidupnya meningkat setelah menjalani 6 minggu sesi akupunktur.
Baca Juga: Fauzi Badillah Cabut Poster Jokowi - Maruf Amin yang Menempel di Tembok
Berita Terkait
-
Inspiratif, Perempuan Ini Kalahkan Dampak Negatif Menopause dengan Olahraga
-
Sering Masuk Shift Malam, Risiko Perawat Alami Menopause Dini Meningkat
-
Dinyatakan Menopause, Wanita 50 Tahun Ini Melahirkan Bayi Laki-laki
-
Awas, Konsumsi Gorengan, Perempuan Pascamenopause Berisiko Kematian Dini!
-
Studi: Redakan Gejala Menopause dengan Konsumsi Buah dan Sayur
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!