Suara.com - Para peneliti dari Universitas Cape Town telah menciptakan batu bata bio pertama di dunia yang terbuat dari urine manusia.
Dilansir HiMedik dari mirror, batu bata dibuat melalui proses alami yang disebut presipitasi karbonat mikroba.
Dalam proses ini, pasir lepas digabungkan dengan bakteri yang secara alami menghasilkan enzim yang disebut urease.
Urease memecah urea dalam urine, sambil menghasilkan kalsium karbonat, yang mengamplas pasir menjadi bentuk yang dipilih.
Hebatnya, seluruh proses ini dapat terjadi pada suhu kamar yang merupakan kabar baik bagi lingkungan dan pemanasan global.
Jika digunakan sebagai bahan bangunan, pembeli kemudian dapat memilih seberapa kuat batu bata yang mereka inginkan.
Dr Dyllon Randall, yang bekerja di proyek tersebut, mengatakan, "Jika klien menginginkan batu bata yang lebih kuat dari batu bata kapur 40%, kami akan membiarkan bakteri membuat zat padat menjadi lebih kuat dengan 'menumbuhkan' lebih lama.
“Semakin lama Anda membiarkan bakteri kecil membuat semen, semakin kuat produk yang dihasilkan. Kami dapat mengoptimalkan proses itu."
Terlebih lagi, dalam proses pembuatan batu bata, nitrogen dan kalium juga diproduksi, yang dapat digunakan sebagai pupuk komersial.
Baca Juga: Kata Dokter, Skincare Saja Tak Cukup untuk Jaga Kesehatan Kulit Lho!
Secara keseluruhan, ini secara efektif tidak akan menghasilkan limbah.
Dr Randall berkata, “Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana melakukannya dengan cara yang optimal sehingga keuntungan dapat dihasilkan dari urine."
Saat ini, rintangan terbesar adalah penerimaan sosial untuk menggunakan urine manusia.
Dr Randall menambahkan, “Saat ini kami hanya berurusan dengan pengumpulan urine dari urinal pria karena itu diterima secara sosial. Tapi bagaimana dengan separuh populasi lainnya?" tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa