Suara.com - Daftar Harga Operasi Perbesar Payudara di Korsel
Memiliki bentuk payudara besar dan kencang tampaknya menjadi impian bagi beberapa wanita. Sebuah studi menyebutkan bahwa mempercantik payudara bisa meningkatkan kepercayaan diri, membuat bentuk tubuh secara keseluruhan terlihat menarik, hingga kepuasan seksual. Tak ayal bila banyak wanita melakukan berbagai cara agar dapat memiliki bentuk payudara yang menarik dan sempurna.
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memiliki payudara indah adalah dengan melakukan oprasi memperbesar payuara. Di kawasan Asia Tenggara, Korea Selatan merupakan salah satu negara yang menjadi pilihan untuk melakukan operasi memperbesar payudara.
Bagi mereka yang menginginkan perubahan pada bentuk payudara, bertolak ke Korea Selatan bisa menjadi solusinya. Mengutip dari rilis Go.Care, Kamis (21/3/2019), di Korea Selatan, prosedur memperbesar payudara merupakan hal yang cukup populer. Para ahli bedah plastik setempat sudah cukup mahir dalam mengubah bentuk payudara dengan hasil sealami mungkin tanpa menimbulkan bekas sayatan.
Melakukan prosedur memperbesar payudara di Korea Selatan tidak memerlukan rawat inap. Pasien hanya perlu bermalam di klinik atau rumah sakit satu hari sebelum melakukan operasi pembesaran payudara. Sesudah melakukan tindakan operasi, pasien akan merasakan efek samping berupa rasa nyeri pada bagian dada.
Di Korea Selatan sendiri, harga yang dibanderol setiap klinik atau rumah sakit untuk operasi memperbesar payudara cenderung bervariasi. Untuk biaya operasi pembesaran payudara di Negeri Ginseng ternyata berada pada kisaran 1,800 – 8,000 dolar AS atau setara dengan Rp 85 juta - Rp 113 juta.
Biaya tersebut tidak termasuk akomodasi, seperti penginapan dan transportasi, selama berada di Korea Selatan.
Deretan klinik atau rumah sakit yang menawarkan operasi pembesaran payudara adalah Glovi Plastic Surgery, JK Plastic Surgery Center, dan Wonjin Beauty Medical Group.
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Senyawa dalam Kopi Ampuh Perlambat Kanker Prostat
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia