Suara.com - Langkah untuk mengurangi sampah plastik terus digalakkan. Kali ini seorang inovator muda Vietnam telah mengembangkan jenis jerami yang ramah lingkungan.
Tran Minh Tien membuat sedotan biodegradasi dari jenis rumput tertentu yang ia dapatkan dari ladang Delta Mekong. Lepironia articulata atau alang-alang tumbuh liar di lahan basah Vietnam. Mereka biasanya panjang dan memiliki batang berlubang, dilansir HiMedik dari worldofbuzz.
Sebelum menjadi sedotan, mulanya rumput ini dicuci bersih dan kemudian dipotong menjadi tabung 20cm.
Setelah itu, bagian dalam tabung rumput dibersihkan menggunakan batang logam. Kemudian sedotan rumput dicuci lagi, lalu dikemas menjadi bundel menggunakan daun pisang.
Sedotan rumput ini diproses oleh Ong Hut Co yang merupakan perusahaan Tran dan tersedia dalam dua versi, segar dan kering.
Perbedaan antara kedua jenis sedotan ini adalah durasinya. Sedotan rumput yang baru dipotong dan tidak digunakan bisa bertahan hingga dua minggu jika disimpan di lemari es.
Jika disimpan dalam suhu kamar, mereka bisa bertahan selama seminggu. Di sisi lain, sedotan kering dapat disimpan di lemari es dan akan bertahan hingga enam bulan.
Meskipun kedua jenis sedotan ini dimaksudkan hanya untuk sekali makan di restoran, Tran mendorong orang untuk membelinya agar mengurangi penggunaan plastik.
Baca Juga: Super Lelah, Britney Spears Putuskan Masuk Rehabilitasi Kesehatan Mental
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat