Suara.com - Pilih-pilih Makanan Saat Hamil Bisa Bikin Janin Alergi?
Bagi Anda yang sedang menjalani masa kehamilan, jangan pilih-pilih makanan yang akan dikonsumsi. Pasalnya hal ini bisa membuat bayi menjadi alergi.
Data World Allergy Organization (WAO) dalam The WAO White Book on Allergy: Update 2013 menunjukkan bahwa angka prevalensi alergi di dunia mencapai 10-40 persen dari total populasi dunia, dimana 7,5 persen diantaranya adalah anak-anak yang memiliki alergi susu sapi.
Padahal, anak-anak yang masih dalam masa tumbuh kembang sangat membutuhkan protein sebagai salah satu komponen nutrisi seimbang untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi dan kualitas kesehatannya di masa depan.
Disampaikan Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA(k), M.Kes selaku Konsultan Alergi dan Imunologi Anak mengatakan, ibu hamil boleh makan apapun selama tidak memiliki alergi. Hal ini membuat janin di dalam kandungan mulai mengenal berbagai jenis makanan.
"Ibu-ibu sedang hamil boleh makan apa saja. Tidak ada pantangan apapun selama ibu juga tidak memiliki alergi apa-apa. Harus makan apa saja sebagai langkah pencegahan," ujar Prof Budi dalam temu media kampanye #BundaTanggapAlergi di Jakarta, Rabu (10/4/2019).
Prof Budi menambahkan, ketika bayi lahir, maka harus diberikan ASI eksklusif selama enam bulan yang kemudian dilanjutkan dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Nah saat MPASI inilah, bayi, kata Prof Budi juga harus dikenalkan dengan berbagai macam menu termasuk udang, telur, atau makanan apapun.
"Bayi juga boleh makan apa saja. Udang telur apapun boleh. MPASI kan ada tahapan cair ke semi padat dan padat itu udang bisa dibikin cair dengan diblender. Boleh dikenalkan berbagai jenis makanan," imbuhnya.
Baca Juga: Jalan Rusak, Ibu Hamil yang Pendarahan Terpaksa Ditandu Warga ke Puskesmas
Alergi sendiri, kata Prof Budi adalah respon dari sistem kekebalan tubuh dalam mengenali bahan-bahan yang baru menurutnya. Alergen pencetus alergi bisa berupa makanan atau sesuatu yang terhirup. Makanan yang dapat memicu alergi antara lain susu sapi, kacang kedelai dan telur.
"Alergen juga bisa berupa yg terhirup. Tungau, serbuk sari, bulu binatang dan jamur. Jadi jangan keliru, banyak penyebab alergi," tandas Prof Budi.
Jadi anggapan ibu hamil harus pilih-pilih makanan malah bisa bikin janin alergi ya moms. Kenalkan banyak makanan pada janin sejak dini untuk mengenali respon dari sistem kekebalan tubuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran