2. Konsumsi banyak buah-buahan
Salah satu cara mudah untuk mencegah haus saat puasa adalah dengan banyak mengonsumsi buah-buahan. Asupan cairan tidak hanya bisa Anda dapatkan dengan minum air putih, namun juga bisa Anda dapatkan di buah-buahan.
Semangka, stroberi, anggur dan melon mengandung sekitar 90-92% air. Buah persik, rasberi, nanas, aprikot dan blueberi mengandung sekitar 85-89% air. Buah-buahan ini bisa dikonsumsi dalam keadaan segar, dibekukan atau dijus, dan dikonsumsi saat sahur. Anda bisa juga mencampurkan beberapa buah untuk membuat salad buah.
3. Siapkan yogurt
Tahukah Anda bahwa yogurt mengandung sekitar 85% air? Tidak hanya dapat memberikan asupan cairan untuk tubuh, kandungan yogurt yang memiliki banyak nutrisi, kalsium, dan protein, sangat baik untuk Anda yang sedang berpuasa. Anda bisa menambahkan buah-buahan ke dalam yogurt untuk mendapatkan asupan cairan yang lebih banyak saat sahur.
Jadi penting diperhatikan apa yang dikonsumsi saat sahur untuk membuat Anda tidak haus saat menjalankan puasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit