Suara.com - Malas Bikin Sarapan Jadi Faktor Orang Indonesia Tidak Makan Makanan Sehat.
Sebuah survei bertajuk 'Survei Sarapan Sehat di Asia Pasifik 2019' yang dilakukan oleh perusahaan nutrisi, Herbalife mengungkap ada beberapa alasan yang membuat masyarakat Indonesia memilih untuk tidak menyiapkan sarapan sehat.
Ahli nutrisi Herbalife, Dr. Hamid Jan menjelaskan ternyata "malas" atau terbatasnya waktu menjadi penghalang utama responden Indonesia tidak mengonsumsi makanan sehat, terutama saarapan. Dalam survei tersebut, jumlahnya mencapai 62 persen.
"Alasan lainnya, 31 persen responden menganggap terlalu banyak yang dipersiapkan untuk memiliki sarapan sehat, 31 persen lainnya merasa tidak ingin repot dan 26 persen mengatakan butuh banyak biaya," jelas dia di Jakarta, Kamis (9/5/2019).
Untuk itu, Dr. Hamid memberikan rekomendasi bagi masyarakat yang ingin memulai kebiasaan sarapan sehat. Sebagai solusi dari masalah di atas, bangunlah 15 menit lebih awal dari waktu biasa yang ditentukan untuk mempersiapkan sarapan Anda.
Selanjutnya permudah kebiasaan sarapan sehat Anda dengan memilih porsi kecil makanan yang mudah dicerna serta dilengkali dengan nutrisi yang cukup, seperti telur rebus yang dilengkapi dengan buah dan sayur.
"Terakhir adalah masukan protein pada sarapan, seperti telur atau bubuk protein ke dalam sarapan Anda untuk membantu mengurangi konsumsi kalori sepanjang hari," tutup dia.
Baca Juga: Pizza VS Sereal untuk Sarapan, Mana yang Lebih Sehat?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh