Perlu diketahui bahwa bagi para ilmuwan seperti dilansir dari Wikipedia, aura adalah pancaran energi yang mengelilingi makhluk hidup, termasuk manusia. Aura ini berbentuk radiasi warna halus yang mengelilingi makhluk hidup.
Nah, setiap warna aura menandakan getaran tertentu yang memiliki arti yang berbeda. Berbicara soal aura, manusia memiliki banyak warna, seperti merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Lantas, apa artinya bila orang memiliki warna aura perak?
"Arti warna aura perak atau silver, secara umum kita mengatakan warna perak itu warna purifikasi, pembersihan," jelas Tom Suhalim.
Pembersihan itu sendiri menurut dia, merupakan proses detoksifikasi bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara mental dan spiritual.
"Pada saat mereka puasa mereka harus melenyapkan segala macam kekotoran batin, emosi negatif ditahan, menahan nafsu. Itu semua adalah proses pembersihan atau purifikasi," urainya merinci tentang arti warna aura perak.
Tom Suhalim juga mengatakan bahwa secara umum, selain puasa, proses pembersihan emosi, pembersihan jiwa, fisik dan spiritual juga dapat dilakukan sebagai metode untuk mendapatkan warna aura perak. "Bisa kita katakan, puasa memiliki manfaat yang diterima sekujur tubuh secara otomatis," jelasnya mengakhiri perbincangan.
Jadi, semakin kuat kan buktinya, bahwa puasa memang sangat bermanfaat bagi kesehatan yang ditunjukkan dengan warna aura perak yang bermakna detoksifikasi. Tak hanya detoksifikasi tubuh, tetapi juga detoksifikasi jiwa, spiritual dan emosi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia