Biasanya orang tua akan membantu anak-anak mereka saat belajar menjelang ujian. Padahal hal ini justru bisa berdampak buruk pada sang anak sendiri.
"Orang tua ingin merasa berguna, tetapi terkadang hal ini akan berdampak negatif. Doakan saja yang terbaik, katakan betapa bangganya kau (orang tua) pada mereka (sang anak), biarkan mereka tahu kau bangga dengan usaha keras mereka," tutur Ben.
Bahkan Ben menyarankan pada orang tua, akan lebih baik membicarakan hal lain di luar ujian. Untuk siswa yang sedang dalam masa ujian, biasanya mereka akan lebih banyak mendengarkan daripada berbicara.
4. Mengendus bau lemon atau memijat telinga
Seorang siswa dapat mengkondisikan otak mereka untuk melakukan yang terbaik selama ujian, seperti halnya seorang atlet dapat mengkondisikan tubuh mereka sebelum perlombaan.
Salah satu triknya adalah mengaitkan objek pemicu atau sensasi dengan suasana hati positif yang kemudian dapat dimanfaatkan pada hari itu.
Cobalah menghirup bau lemon sambil melakukan aktivitas favorit, entah itu menonton acara TV favorit, memikirkan liburan, atau menelusuri album, dalam minggu-minggu menjelang ujian.
Ini akan mengirimkan sinyal ke hippocampus, yang berperan dalam emosi dan memori.
Kemudian sebelum berjalan ke ruang ujian, mengendus bau lemon untuk membangkitkan emosi positif yang sama yang telah Anda kaitkan dengannya.
Baca Juga: Relaksasi dengan Melukis, Begini Asiknya Belajar Henna Painting On Pouch
Cara lainnya adalah dengan memijat telinga. Hal ini mempunyai efek yang sama dengan membaui lemon.
Berita Terkait
-
Hearts2Hearts Rayakan Manisnya Kebersamaan di Lagu Comeback, Lemon Tang
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Ketika Sistem Gagal Melindungi Korban: Dilema Moral Teach You a Lesson
-
Foot Spray yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Murah, Sudah BPOM, dan Ratingnya Tinggi
-
Bahasa Inggris Wajib di SD Mulai 2027, Kebutuhan Sertifikasi Internasional Ikut Meningkat
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi