Suara.com - Banyak orang menghindari atau membatasi asupan minum kopi karena takut efek buruknya pada kesehatan. Terlebih mereka yang memiliki risiko tekanan darah tinggi.
Kopi yang dianggap dapat memengaruhi tekanan darah tinggi ternyata juga memiliki manfaat positif jika dikonsumsi secara rutin.
Menurut ahli dilansir dari worldofbuzz.com, minum dua cangkir kopi setiap hari justru meningkatkan harapan hidup seseorang 2 tahun lebih lama.
Karena, kandungan kafein dalam kopi yang dianggap buruk juga memberikan banyak efek positif pada tubuh manusia.
Para ilmuwan pun telah mendiskusikan dan melakukan riset seputar manfaat kafein dalam kopi pada kesehatan tubuh.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal (BMJ) tahun 2017 lalu bahwa minum 3 hingga 4 cangkir kopi setiap hari diduga memiliki efek risiko kematian lebih rendah.
Manfaat konsumsi kafein dalam kopi juga dikaitkan dengan risiko diabetes, demensia, kanker dan serangan liver yang lebih rendah.
Penelitian yang diterbitkan The European Journal of Epidemiology juga menemukan fakta serupa tentang kafein kopi. Para peneliti telah menganalisis hubungan antara minum kopi dengan kematian.
"Karena faktor penuaan, obesitas dan gaya hidup memengaruhi risiko kematian. Hubungan antara kopi dan kematian perlu diteliti dari berbagai sub-populasi berdasarkan karakteristik subjek," jelas studi tersebut.
Baca Juga: Minum Kopi Bikin Perut Mulas dan Ingin BAB, Ini Penjelasan Pakar
Hasil penelitian mereka menunjukkan minum kopi sebanyak 2 sampai 4 cangkir dalam sehari bisa menurunkan risiko kematian lebih cepat dibandingkan mereka yang tidak suka minum kopi.
Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa penurunan risiko kematian berkaitan dengan minum kopi lebih banyak yang terjadi di Asia dan Eropa.
Karena itu, peneliti mengungkap minum kopi dua kali sehari setiap pagi dan sore akan membuat seseorang hidup lebih lama 2 tahun dibandingkan mereka yang tidak pernah minum kopi.
Berita Terkait
-
Indonesia Miliki 461 Ribu Kedai Kopi, Tapi Sudahkah Kita Ngopi Sehat?
-
Kenapa Oli Mesin Mobil Mendadak Berwarna Seperti Kopi Susu?
-
Kopi sebagai Bahasa Sosial: Cara Kita Menjadi Manusia di Berbagai Budaya
-
Bukan Sekadar Kafein, Biji Kopi Arabika Ternyata Mengandung Zat Antidiabetes Alami
-
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
-
Sosok Meriyati Roeslani, Istri Jenderal Hoegeng yang Meninggal pada Usia 100 Tahun
-
Istri Jenderal Hoegeng Meninggal di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Besok
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
Terkini
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai