Suara.com - Aminah Cendrakasih, pemeran Mak Nyak dalam film Si Doel mengaku tidak menderita penyakit serius apapun di usianya 81 tahun.
Mak Nyak mengatakan hanya menderita sakit tua dan pegal-pegal. Ia pun masih bisa mengonsumsi durian dan daging kambing tanpa efek samping apapun.
"Sekarang sakit tua saja, pada pegel. Tapi badan nggak apa-apa," kata Mak Nyak di kediamannya di kawasan Pinang, Tangerang, Selasa (28/5/2019) malam.
Meski begitu Mak Nyak mengaku sesekali tetap mengeluhkan sakit perut karena penyakit maag yang dideritanya sering kambuh.
"Yah biasa aja, paling lambungnya sakit. Tapi Mak Nyak mah nggak yang parah-parah banget, biasa aja. Aku cuma minum obat dari dulu sih," sambungnya lagi.
Melansir dari hellosehat.com, ternyata durian yang dianggap mampu meningkatkan energi dapat menimbulkan masalah kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.
Salah satunya, masalah pencernaan yang bisa muncul karena konsumsi durian berlebihan. Karena kandungan seratnya yang tinggi bisa menyebabkan perut kembung dan bersendawa pada orang sensitif.
Natali Goh, konsultan diet di Peaches & Pear Nutrition Consultancy dilansir dari menshealth.com juga mengatakan hal serupa. Durian yang tinggi serat dan antioksidan bisa membuat perut panas dan perih.
Selain itu, durian juga mengandung lemak dan kalori tinggi dibandingkan buah lainnya. Kandungan lemak tinggi itu yang membuat indeks glikemik pada durian lebih rendah.
Baca Juga: Aminah Cendrakasih Ungkap Kondisi Kesehatan Terkini
Karena itu, seseorang dengan masalah pencernaan disarankan untuk mengurangi konsumsi durian terlalu banyak karena bisa memengaruhi asam lambung.
Apalagi jika kita minum kopi setelah mengonsumsi durian. Hal ini tentu sangat membahayakan untuk kondisi pencernaan kita.
Melansir dari thealthbenefitsof.com, Kopi adalah minuman yang bisa meningkatkan tekanan darah. Mencampur kopi dengan durian dapat menyebabkan komplikasi.
Durian juga tidak boleh dicampur dengan soda karena jika itu sering dilakukan membuat seseorang terkena gangguan pencernaan.
Masalah pencernaan yang terjadi dalam jangka panjang akan membuat usus dan lambung terasa sakit bahkan berlubang. Usus dan rongga perut dapat menyebabkan kematian.
Berita Terkait
-
Pesta Durian 8 Kilo di Sibolangit: Rahasia Sambutan Hangat Adat Karo untuk Sang Kalimbubu
-
Cara Seru Nikmati Kebersamaan Usai Lebaran: Pilih Sampai Nikmati Daging Durian Super Tebal di PIK
-
Viral Ibu Hamil Meninggal, Kontraksi Disebut Asam Lambung oleh Rumah Sakit di Aceh
-
8 Menu Buka Puasa untuk Penderita Asam Lambung Tanpa Santan
-
Kenapa Puasa Justru Bisa Menyembuhkan Maag? Ini Penjelasan Ahli
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?